KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Di tengah tren pusat kebugaran berjaring yang terintegrasi lintas kota, Violet Gym memilih jalur berbeda.
Pusat kebugaran khusus perempuan yang didirikan Achmed Forest Khan bersama istrinya itu tetap fokus menggarap pasar spesifik yang dinilai solid dan tidak terfragmentasi.
Achmed mengakui, saat ini gym dengan jaringan nasional lebih diminati sebagian masyarakat. Sebab, member berfikir mereka akan tetap bisa ke gym walau sedang di luar kota.
Meski demikian, Violet Gym memiliki pasar yang tersegmentasi. “Walaupun bukan mayoritas tapi pasar kami terkonsentrasi dan tidak terpecah, sehingga masih tetap menjanjikan,” jelasnya.
Dalam persaingan tersebut, peran media sosial menjadi kunci penting. Achmed menegaskan citra gym di platform digital kini menjadi pertimbangan utama calon member.
“Peran media sosial menjadi sangat penting, terutama untuk menarik minat member baru, apalagi pada generasi sekarang member akan menilai suatu gym dilihat dari tampilan media sosialnya,” katanya.
Di balik peluang, tantangan terbesar bisnis gym terletak pada kebutuhan modal awal yang besar. “Tantangan terbesar memang dari biaya investasinya, untuk membuka tempat gym memerlukan biaya miliaran rupiah,” ungkap Achmed.
Namun, dia menilai faktor sumber daya manusia dan kompetisi masih relatif terkendali. Namun dia mengakui, tidak menutup kemungkinan jika berhenti berinovasi member tidak akan lanjut.
Salah satu nilai tambah Violet Gym adalah layanan personal kepada member. “Semua member Violet Gym akan mendapatkan fasilitas konsultasi gizi online gratis bersama dengan saya langsung,” jelas Achmed yang juga berprofesi sebagai dietisien.
Dia pun optimistis terhadap masa depan industri kebugaran. “Tentunya seleksi alam terus terjadi, siapa yang berhenti berinovasi akan ditinggalkan oleh masyarakat,” tegasnya.
Oleh sebab itu, Violet Gym terus mengedepankan strategi inovasi. Yakni dengan fokus dan selalu berusaha memenuhi semua kebutuhan member, sehingga member merasa nyaman. Enggan pindah ke tempat lain. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo