Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Harga Perak Hari Ini, Senin 19 Januari 2025: Antam Menguat di Tengah Tekanan Pasar Global

Dwi Puspitarini • Senin, 19 Januari 2026 | 10:17 WIB

 

Ilustrasi perak batangan.
Ilustrasi perak batangan.

KALTIMPOST.ID, Harga perak murni PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencuri perhatian pasar.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tekanan dari kebijakan bank sentral Amerika Serikat, harga perak Antam justru menunjukkan lonjakan signifikan di awal pekan.

Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga perak Antam pada Senin, 19 Januari 2026, naik Rp 1.700 menjadi Rp 57.900 per gram.

Kenaikan ini cukup kontras dibandingkan posisi sebelumnya di level Rp 56.200 per gram.

Tak hanya per gram, harga perak batangan juga mengalami penyesuaian signifikan:

Sementara itu, produk Perak Heritage juga mengalami kenaikan harga, baik untuk ukuran 31,1 gram maupun 186,6 gram.

 Baca Juga: Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini, Senin 19 Januari 2026: Di Pegadaian Terpantau Stagnan, Cek Daftarnya

Harga Global Melemah, Tapi Kenapa Perak Antam Justru Menguat?

Di pasar internasional, pergerakan perak justru menunjukkan koreksi. Mengacu pada data Kitco, harga perak spot turun sekitar 0,24% ke level US$ 89,83 per troy ons.

Tekanan datang dari menguatnya dolar Amerika Serikat serta sikap Federal Reserve yang diperkirakan masih menahan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Kondisi ini biasanya menjadi hambatan bagi harga logam mulia.

Namun, harga perak Antam tidak sepenuhnya mengikuti pergerakan spot global. Faktor permintaan domestik, ketersediaan stok fisik, serta biaya produksi dan pajak turut memengaruhi harga jual di dalam negeri.

 Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Senin 19 Januari 2026: Raja Emas Indonesia dan Lakuemas Stagnan

Emas Antam Ikut Naik, Sinyal Minat ke Aset Lindung Nilai

Tak hanya perak, harga emas Antam juga mencatatkan kenaikan. Harga emas Antam naik Rp 40.000 menjadi Rp 2,703 juta per gram, sementara harga buyback berada di level Rp 2,545 juta per gram.

Kenaikan ini memperlihatkan bahwa minat investor terhadap aset lindung nilai masih cukup kuat, meskipun pasar global dibayangi ketidakpastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

 Baca Juga: Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini, Minggu 18 Januari 2026: Di Pegadaian Kompak Turun Harga, Cek Daftarnya

Ketidakpastian The Fed Jadi Pemicu Utama Pergerakan Logam Mulia

Penguatan dolar AS dan sikap hati-hati The Fed menjadi sorotan utama pelaku pasar. Meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendorong penurunan suku bunga, bank sentral AS diperkirakan tetap mempertahankan kebijakan ketatnya dalam waktu dekat.

Menurut analis, kondisi ini menciptakan tarik-menarik di pasar logam mulia. Di satu sisi, dolar yang kuat menekan harga global.

Di sisi lain, risiko geopolitik dan keterbatasan pasokan fisik menjaga minat terhadap perak dan emas.

Menariknya, analis dari Citi memproyeksikan harga perak berpotensi menembus US$ 100 per troy ons pada kuartal pertama 2026.

Proyeksi ini didukung oleh meningkatnya ketegangan geopolitik, kelangkaan pasokan fisik, serta kekhawatiran atas independensi bank sentral AS.

Jika proyeksi tersebut terwujud, harga perak domestik berpotensi kembali mengalami penyesuaian, terutama pada produk fisik seperti yang dijual Antam. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#Harga Perak Antam Hari Ini #harga perak senin 19 januari 2025 #amerika serika #investasi #harga perak hari ini #harga perak Antam terbaru #logam mulia #the fed #donald trump #harga perak dunia