Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Harga TBS Sawit di Kaltim Turun pada Awal Januari 2026, Dipicu Pelemahan CPO dan Kernel

Raden Roro Mira Budi Asih • Selasa, 20 Januari 2026 | 18:16 WIB
MULAI TURUN: Masuk awal 2026, harga TBS yang sempat naik mulai menunjukkan penurunan.
MULAI TURUN: Masuk awal 2026, harga TBS yang sempat naik mulai menunjukkan penurunan.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kembali mengalami penurunan pada periode 1-15 Januari 2026. Kondisi tersebut dirasakan petani sawit di sejumlah daerah di Kalimantan Timur, setelah sebelumnya harga TBS sempat bergerak relatif stabil pada akhir Desember 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ahmad Muzakkir mengatakan, penurunan harga TBS dipicu oleh melemahnya harga crude palm oil (CPO) dan inti sawit atau kernel di hampir seluruh perusahaan sumber data yang menjadi acuan penetapan harga.

“Penurunan ini tentu berdampak pada harga TBS yang diterima petani sawit di Kaltim,” ujar Muzakkir.

Pada periode 1-15 Januari 2026, harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan Rp13.921,45 per kilogram. Sementara itu, harga kernel berada di angka Rp10.801,62 per kilogram dengan Indeks K 88,59 persen.

Sebagai pembanding, pada periode sebelumnya yakni 16-31 Desember 2025, harga rata-rata tertimbang CPO masih berada di level Rp13.886,58 per kilogram. Adapun harga kernel tercatat lebih tinggi, yakni Rp11.125,27 per kilogram dengan Indeks K 89,43 persen.

Muzakkir merinci, harga TBS berdasarkan umur tanaman sawit untuk periode awal Januari 2026 dimulai dari tanaman umur 3 tahun yang ditetapkan Rp2.796,53 per kilogram. Untuk tanaman umur 4 tahun, harga TBS berada di level Rp2.982,31 per kilogram.

Selanjutnya, TBS dari tanaman umur 5 tahun ditetapkan seharga Rp3.000,36 per kilogram, sementara untuk tanaman umur 6 tahun berada di angka Rp3.032,69 per kilogram. “Harga TBS sawit untuk umur 7 tahun Rp3.051,04 per kilogram, umur 8 tahun Rp3.073,92 per kilogram, dan umur 9 tahun seharga Rp3.138,69 per kilogram,” ungkapnya.

Adapun untuk tanaman sawit umur 10 tahun, harga TBS ditetapkan Rp3.175,54 per kilogram. Muzakkir menjelaskan, daftar harga tersebut merupakan standar harga bagi petani yang telah bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS) di Kaltim, khususnya kebun plasma.

Menurutnya, kerja sama kelompok tani dengan pihak pabrik minyak sawit (PMS) diharapkan mampu menjaga harga TBS petani agar tetap sesuai dengan harga normal dan tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak. “Sehingga kesejahteraan kelompok tani kelapa sawit melalui kerja sama ini hendaknya dapat terwujud,” pungkasnya.

 

Editor : Muhammad Ridhuan
#Dinas Perkebunan Kaltim #crude palm oil #kelapa sawit #harga tandan buah segar #Kernel #cpo