Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sinyal Positif dari Pariwisata Balikpapan, Kunjungan Pantai Lamaru Tumbuh 65 Persen

Ulil Mu'Awanah • Senin, 26 Januari 2026 | 19:01 WIB
MENARIK: Tidak hanya digemari karena panorama pantainya, tetapi aktivitas wisata di Pantai Lamaru semakin beragam. Salah satu yang sedang tren yakni kegiatan camping.
MENARIK: Tidak hanya digemari karena panorama pantainya, tetapi aktivitas wisata di Pantai Lamaru semakin beragam. Salah satu yang sedang tren yakni kegiatan camping.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Sektor pariwisata di Balikpapan menunjukkan tren pemulihan. Dari sekitar 80 destinasi wisata yang ada, secara keseluruhan mencatatkan lonjakan kunjungan.

Kondisi ini menjadi sinyal baik bagi pergerakan ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang berbasis masyarakat.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma mengatakan, secara agregat data kunjungan wisatawan menunjukkan tren naik.

Meski demikian, pihaknya masih menunggu hasil pendataan detail di lapangan untuk memastikan angka final secara menyeluruh.

“Kalau dilihat kondisi di lapangan tren kunjungan masyarakat cukup baik dan mengalami kenaikan. Tapi untuk angka detailnya kami masih menunggu teman-teman bidang pariwisata mendata di lapangan, sekaligus koordinasi dengan BPS (Badan Pusat Statistik, Red),” kata Ratih, Senin (26/1).

Dari sejumlah destinasi yang ada, Pantai Lamaru di Balikpapan Timur tercatat sebagai lokasi dengan peningkatan kunjungan paling signifikan. Destinasi wisata bahari tersebut mengalami lonjakan kunjungan hingga 65 persen, terutama pada periode akhir tahun.

“Yang paling banyak meningkat itu Pantai Lamaru, sekitar 65 persen. Karena pantai kan wisata bahari, dan memang tren masyarakat sekarang senang ke pantai,” jelasnya.

Menurut Ratih, daya tarik Pantai Lamaru tidak hanya pada panorama pantainya, tetapi juga aktivitas wisata yang semakin beragam. Salah satu tren yang cukup menonjol adalah meningkatnya minat wisatawan terhadap kegiatan camping di kawasan pantai, yang turut mendorong kenaikan jumlah kunjungan.

“Masih banyak masyarakat yang datang ke sana, camping juga. Itu yang membuat peningkatannya cukup tinggi,” tuturnya.

Peningkatan kunjungan wisata ini dinilai berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi lokal, mulai pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), penyedia jasa wisata, hingga masyarakat sekitar destinasi. Disporapar Balikpapan melihat momentum ini sebagai peluang untuk memperkuat pengelolaan destinasi agar pertumbuhan yang terjadi bisa berkelanjutan.

Pihaknya menargetkan pengelolaan destinasi wisata yang lebih terdata, terukur, dan terintegrasi dengan kebijakan pengembangan ekonomi daerah.

Pendataan yang tengah dilakukan bersama Badan Pusat Statistik diharapkan menjadi dasar perumusan strategi pariwisata yang lebih tepat sasaran, sekaligus mendorong kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam mendukung pengembangan pariwisata, Disporapar juga menaruh perhatian besar pada peran kelompok sadar wisata atau pokdarwis. Kelompok ini dinilai menjadi ujung tombak pengelolaan destinasi berbasis masyarakat.

Ia menambahkan, penguatan pokdarwis diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi, serta memperkuat identitas wisata lokal. Dengan demikian, pertumbuhan kunjungan wisata tidak hanya berdampak pada angka statistik, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi masyarakat.

“Pokdarwis tentunya akan semakin digiatkan, karena mereka adalah salah satu pengelola destinasi wisata yang berbasis masyarakat,” tegas Cokorda. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#kunjungan wisatawan #Pantai Lamaru #destinasi wisata #pariwisata #balikpapan