KALTIMPOST.ID, Harga emas perhiasan di Indonesia menunjukkan pergerakan yang beragam pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Berdasarkan data resmi dari Raja Emas Indonesia dan Lakuemas, emas perhiasan Raja Emas Indonesia tercatat mengalami penurunan tajam, sementara harga emas perhiasan di Lakuemas terpantau stagnan di seluruh varian kadar emas.
Di penghujung Januari 2026, Raja Emas Indonesia mencatat koreksi harga signifikan pada emas perhiasan.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Jumat, 30 Januari 2026 Menguat: Raja Emas Indonesia dan Lakuemas Alami Kenaikan
Untuk emas kadar 24 karat, harga hari ini berada di Rp 2.420.000 per gram, turun Rp 155.000 dibandingkan hari sebelumnya yang sempat berada di level tertinggi Rp 2.575.000 per gram.
Tak hanya emas 24 karat, penurunan harga juga terjadi pada varian kadar emas lainnya, menandakan koreksi menyeluruh setelah reli harga yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di Lakuemas. Harga emas perhiasan di platform ini tercatat stabil tanpa perubahan harga.
Baca Juga: Emas Sentuh Rekor Sepanjang Masa di Atas USD 5.400 per Ons, Naik Lebih 25 Persen Sepanjang 2026
Emas perhiasan 24 karat Lakuemas hari ini dibanderol Rp 2.601.000 per gram, dengan seluruh kadar emas lainnya juga tidak mengalami perubahan harga.
Stagnansi ini menunjukkan pasar emas perhiasan Lakuemas masih berada dalam fase menunggu arah pergerakan selanjutnya.
Penyebab Penurunan Harga Emas di Akhir Januari
Penurunan harga emas perhiasan, khususnya di Raja Emas Indonesia, dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
- Aksi ambil untung (profit taking)
Setelah harga emas mencapai puncak dalam beberapa hari terakhir, sebagian pelaku pasar memilih merealisasikan keuntungan. - Stabilisasi harga emas global
Pergerakan harga emas dunia yang cenderung melandai turut memengaruhi harga emas perhiasan domestik. - Penyesuaian akhir bulan
Akhir bulan kerap diiringi evaluasi harga oleh pelaku usaha emas, terutama menjelang pergantian bulan.
Berikut harga emas perhiasan pada hari Sabtu, 31 Januari 2026
Emas perhiasan Raja Emas Indonesia:
Emas 24 Karat: Rp 2.420.000
Emas 23 Karat: Rp 2.123.000
Emas 22 Karat: Rp 2.031.000
Emas 21 Karat: Rp 1.940.000
Emas 20 Karat: Rp 1.847.000
Emas 19 Karat: Rp 1.754.000
Emas 18 Karat: Rp 1.664.000
Emas 17 Karat: Rp 1.571.000
Emas 16 Karat: Rp 1.478.000
Emas 15 Karat: Rp 1.387.000
Emas 14 Karat: Rp 1.294.000
Emas 13 Karat: Rp 1.200.000
Emas 12 Karat: Rp 1.110.000
Emas perhiasan Lakuemas:
Emas 24 Karat (99%): Rp. 2.601.000
Emas 23 Karat: Rp. 2.260.000
Emas 22 Karat: Rp. 2.161.000
Emas 21 Karat: Rp. 2.066.000
Emas 20 Karat: Rp. 1.966.000
Emas 19 Karat: Rp. 1.866.000
Emas 18 Karat: Rp. 1.766.000
Emas 17 Karat: Rp. 1.667.000
Emas 16 Karat: Rp. 1.567.000
Emas 15 Karat: Rp. 1.469.000
Emas 14 Karat: Rp. 1.370.000
Emas 13 Karat: Rp. 1.272.000
Emas 12 Karat: Rp. 1.172.000
Memasuki Februari dan Ramadhan, Apakah Harga Emas Berpotensi Naik?
Memasuki Februari 2026 dan mendekati bulan Ramadhan, harga emas perhiasan berpeluang kembali menguat. Secara historis, permintaan emas perhiasan cenderung meningkat menjelang Ramadhan dan Idulfitri, seiring kebutuhan masyarakat untuk perhiasan, investasi, maupun hadiah.
Namun, kenaikan harga tetap akan bergantung pada:
- Pergerakan harga emas global
- Stabilitas nilai tukar rupiah
- Tingkat permintaan domestik
Dengan demikian, meski peluang kenaikan terbuka, pergerakan harga diperkirakan berlangsung bertahap dan tidak langsung melonjak tajam.
Tips Menjaga Emas Perhiasan Agar Kadar Tidak Menurun
Agar emas perhiasan tetap terjaga kualitas dan kadarnya, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:
- Simpan di tempat kering dan tertutup untuk menghindari oksidasi dan gesekan.
- Hindari kontak langsung dengan bahan kimia, seperti parfum, sabun, dan cairan pembersih.
- Lepaskan perhiasan saat beraktivitas berat, terutama saat olahraga atau pekerjaan rumah.
- Bersihkan secara rutin dengan kain lembut tanpa bahan abrasif.
- Lakukan pengecekan berkala di toko emas terpercaya untuk memastikan kondisi dan kadar tetap terjaga.
Pergerakan harga emas perhiasan di akhir Januari 2026 menunjukkan dinamika pasar yang wajar.
Raja Emas Indonesia mengalami koreksi harga cukup dalam, sementara Lakuemas memilih mempertahankan harga.
Menjelang Ramadhan, emas perhiasan masih berpotensi kembali diminati, menjadikannya tetap menarik bagi masyarakat dan investor jangka menengah.***
Editor : Dwi Puspitarini