Informasi ini tercantum dalam laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan diumumkan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada 2 Februari 2026.
Dalam laporan itu disebutkan, Tommy menjual sebanyak 738,69 juta lembar saham HITS atau setara dengan 10,40 persen hak suara. Transaksi dilakukan pada 30 Januari 2026 dengan harga Rp391 per saham.
Manajemen HITS menyatakan pelepasan saham tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi investasi, dengan harga perolehan yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan para pihak.
Pada waktu yang bersamaan, PT Humpuss—pemegang saham pengendali—juga melakukan divestasi besar-besaran. Perusahaan tersebut menjual 3,4 miliar lembar saham HITS yang mewakili 47,89 persen kepemilikan. Dengan harga pelaksanaan Rp152 per saham, nilai transaksi mencapai Rp516,95 miliar.
Langkah dua pemegang saham utama itu terjadi di tengah tekanan pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir bergerak volatil dan sempat terkoreksi tajam.
HITS merupakan perusahaan pelayaran yang berfokus pada jasa transportasi energi, khususnya gas alam cair. Perusahaan ini berawal dari Divisi LNG PT Humpuss yang dibentuk pada 1986, lalu berdiri sebagai entitas mandiri pada 1992.
Lima tahun kemudian, HITS mencatatkan sahamnya di bursa dan menjadi emiten perkapalan pertama di Indonesia.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai dampak divestasi tersebut terhadap struktur kepemilikan dan arah bisnis perseroan ke depan.
Editor : Uways Alqadrie