KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Penataan kabel utilitas di bawah permukaan tanah dinilai sebagai langkah penting untuk mendorong Balikpapan menuju kota modern sekaligus meningkatkan daya tarik ekonomi.
Pakar Kebijakan Publik Universitas Mulawarman, Dr Saipul, menyebut praktik tersebut sudah lazim diterapkan di banyak kota besar dunia.
“Kalau kita lihat di beberapa kota besar, terutama di Eropa, tidak ada kabel berseliweran di atas permukaan. Mestinya Balikpapan juga bisa mewujudkan kota yang bebas kabel udara,” tutur.
Menurut Saipul, penempatan kabel listrik, telepon, dan jaringan lainnya di bawah tanah akan memperbaiki estetika kota serta mengurangi risiko gangguan jaringan.
“Pertama membuat kota lebih rapi dan indah. Kedua, ini tuntutan kota modern. Dampak lanjutannya tentu pada peningkatan kepercayaan investor,” katanya.
Ia menambahkan, sebagai daerah mitra dan beranda IKN, Balikpapan harus berbenah lebih cepat dibanding daerah lain.
“Menuju IKN sebagai ibu kota politik, Balikpapan harus berbenah secara signifikan dari sekarang. Kebijakan harus jelas, evaluasi harus rutin, dan pemerintah kota mesti lebih sering turun ke lapangan,” tegasnya.
Saipul menilai, proyek penataan kabel bawah tanah juga dapat membuka peluang ekonomi baru, mulai dari jasa konstruksi, penyediaan material, hingga tenaga kerja lokal. “Ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah,” pungkasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo