Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Stok Minyakita di Paser Dipastikan Aman Hingga Lebaran, Bulog Siapkan 50 Ribu Liter

Muhammad Najib • Kamis, 12 Februari 2026 | 05:10 WIB
KUOTA: Minyak goreng di Bulog Paser akan disiapkan sekitar 50 ribu liter lebih selama Ramadan ini.
KUOTA: Minyak goreng di Bulog Paser akan disiapkan sekitar 50 ribu liter lebih selama Ramadan ini.

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Perum Bulog Kantor Cabang Paser memastikan ketersediaan minyak goreng tercukupi menjelang bulan suci Ramadan 2026. Sebanyak 50.000 liter minyak goreng subsidi merek Minyakita disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Paser dan sekitarnya.

Kepala Bulog Cabang Paser, Muhammad Mukhlis mengatakan bahwa pasokan tersebut merupakan bagian dari penugasan Kementerian Perdagangan. Sesuai regulasi, Bulog mendapatkan kuota minimal 35 persen dari total distribusi nasional untuk menjaga stabilitas harga di tingkat daerah.

"Pasokan akan datang secara bertahap hingga mencapai target maksimal 50.000 liter. Kami optimis stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan," ujar Mukhlis, Rabu (11/2/2026).

Untuk mencegah terjadinya kelangkaan atau permainan harga di tingkat spekulan, Bulog Paser menerapkan sistem distribusi yang ketat. Minyakita akan didistribusikan melalui agen pengecer resmi di Pasar Induk Penyembolum Senaken, pusat aktivitas ekonomi terbesar di Paser.

Para pengecer diwajibkan menggunakan aplikasi pelaporan khusus untuk mencatat volume penjualan harian secara real-time.Harga jual di tingkat konsumen dipatok sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

Secara umum, kenaikan permintaan minyak goreng selama Ramadan dan Idulfitri biasanya mencapai 10–15% dibandingkan bulan biasa.

Program Minyakita sendiri merupakan strategi pemerintah untuk menyediakan minyak goreng kemasan sederhana dengan kualitas yang terjaga namun harga tetap terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan juga terus memantau ketersediaan Domestic Market Obligation (DMO) dari para produsen untuk memastikan stok di gudang-gudang Bulog seluruh Indonesia, termasuk Paser, tetap sinkron dengan kebutuhan pasar.

Dengan adanya stok 50.000 liter ini, masyarakat Kabupaten Paser diimbau untuk tidak melakukan panic buying, karena ketersediaan barang dipastikan aman hingga masa Lebaran usai.

Sebagai catatan, penetapan HET Rp15.700 merupakan penyesuaian terbaru dari harga sebelumnya (Rp14.000) guna mengakomodasi kenaikan biaya produksi dan logistik, namun tetap diposisikan di bawah harga minyak goreng kemasan premium. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#minyak goreng #lebaran #ramadan #MinyaKita #perum bulog