Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Blue Sky Hotel Balikpapan Masih Andalkan Pasar Korporasi Jadi Penopang Okupansi

Ulil Mu'Awanah • Kamis, 26 Februari 2026 | 19:28 WIB

 

FONDASI UTAMA: Blue Sky Hotel Balikpapan masih berada pada segmen corporate yang menjadi fondasi utama yang menjaga performa hotel tetap stabil di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.
FONDASI UTAMA: Blue Sky Hotel Balikpapan masih berada pada segmen corporate yang menjadi fondasi utama yang menjaga performa hotel tetap stabil di tengah kondisi pasar yang fluktuatif.

BALIKPAPAN - Kondisi industri perhotelan yang masih menghadapi dinamika permintaan tidak terlalu berdampak signifikan bagi Blue Sky Hotel Balikpapan. Hotel legendaris di Kota Minyak ini justru mampu menjaga stabilitas tingkat hunian berkat kekuatan pasar korporasi yang selama ini menjadi segmen utama.

Direktur Sales & Marketing Blue Sky Hotel Balikpapan Trisna Putra menyebutkan, bahwa segmen corporate menjadi fondasi utama yang menjaga performa hotel tetap stabil di tengah kondisi pasar yang fluktuatif. Menurutnya, karakter tamu bisnis yang relatif konsisten membuat tingkat okupansi tetap terjaga setiap hari.

“Lebih cenderungnya kami stabil karena memang klien dari segi segmen corporate cukup strong. Itu yang menjadi basic kami untuk tetap bertahan di kondisi seperti ini,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kontribusi pasar korporasi mampu menjaga tingkat hunian harian di kisaran 40 hingga 50 persen. Angka tersebut dinilai cukup solid mengingat persaingan hotel di Balikpapan semakin ketat serta perubahan pola perjalanan bisnis pascapandemi.

“Rata-rata okupansi kami setiap hari berada di angka 40 sampai 50 persen. Itu konsisten harian, dan ditunjang strategi marketing yang terus kami perkuat,” katanya.

Strategi pemasaran yang diterapkan saat ini mengombinasikan pendekatan digital dengan personal touch kepada klien. Pendekatan relasi yang lebih dekat dinilai mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan, terutama bagi perusahaan yang sudah lama menjadikan Blue Sky sebagai akomodasi utama.

Trisna menambahkan, meski dikenal sebagai hotel berstatus “legend”, pihaknya terus memastikan kualitas pelayanan dan fasilitas tetap relevan dengan kebutuhan pasar modern. Upaya tersebut menjadi nilai tambah yang menjaga loyalitas pelanggan.

Selain tamu domestik, Blue Sky juga masih menerima kunjungan tamu mancanegara, terutama yang datang untuk kepentingan bisnis sektor energi dan industri di Balikpapan. Rata-rata tamu asing tersebut menginap antara tiga hingga tujuh hari.

“Untuk tamu mancanegara masih ada, kebanyakan datang untuk urusan bisnis dan stay minimal tiga hari sampai satu minggu,” jelasnya.

Keunggulan lain yang ditawarkan adalah kelengkapan fasilitas dalam satu kawasan hotel. Blue Sky memiliki tiga outlet kuliner serta fasilitas kebugaran yang menjadi daya tarik bagi tamu bisnis yang menginginkan efisiensi selama perjalanan kerja.

"Dengan kombinasi pasar korporasi yang kuat, strategi pemasaran adaptif, serta peningkatan fasilitas, manajemen optimistis stabilitas okupansi dapat terus terjaga sepanjang tahun, sekaligus memperkuat posisi Blue Sky Hotel sebagai salah satu pemain senior yang tetap kompetitif di industri perhotelan Balikpapan," tegas Trisna.

Editor : Muhammad Ridhuan
#Blue Sky Hotel Balikpapan #industri perhotelan