Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Penjualan Motor Yamaha Stabil di Awal Ramadan, Optimistis Naik saat THR Cair

Ulil Mu'Awanah • Jumat, 27 Februari 2026 | 17:29 WIB

EKONOMI STABIL: Berbeda dengan periode awal Ramadan tahun-tahun sebelumnya yang mengalami penurunan tipis, kali ini kinerja penjualan cukup baik dan cenderung stabil.
EKONOMI STABIL: Berbeda dengan periode awal Ramadan tahun-tahun sebelumnya yang mengalami penurunan tipis, kali ini kinerja penjualan cukup baik dan cenderung stabil.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Memasuki awal Ramadan, penjualan kendaraan roda dua di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara masih menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Meski secara tren tahunan biasanya terjadi perlambatan pada awal bulan puasa, namun tahun ini pasar dinilai tetap terjaga.

Branch Manager PT Surya Timur Sakti Jatim area Kaltimtara, Rachmad Santoso, mengatakan fase awal Ramadan memang identik dengan penyesuaian pengeluaran masyarakat. Konsumen cenderung menahan pembelian sebelum memasuki periode pertengahan bulan.

“Awal-awal Ramadan seperti biasa pasti agak menurun sedikit karena masih awal. Tapi puji Tuhan kondisi bulan ini tidak turun dibanding bulan lalu, masih cukup baik dan stabil,” ujarnya.

Menurutnya, stabilitas ini menjadi sinyal positif di tengah kondisi ekonomi yang disebut masih menantang. Yamaha, kata dia, masih mampu mempertahankan performa penjualan karena kendaraan roda dua tetap menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa motor masih menjadi solusi mobilitas paling terjangkau dibanding kendaraan roda empat. Faktor efisiensi biaya operasional membuat permintaan tetap terjaga di berbagai segmen ekonomi.

“Kondisi ekonomi memang terasa sejak tahun lalu, tapi transportasi roda dua masih jadi kebutuhan masyarakat. Harganya lebih terjangkau dan sangat membantu mobilitas,” katanya.

Rachmad menambahkan, tren peningkatan penjualan biasanya mulai terlihat pada minggu ketiga hingga keempat Ramadan, terutama setelah pencairan tunjangan hari raya (THR). Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, kenaikan bisa mencapai 20 hingga 30 persen.

Untuk menjaga momentum tersebut, perusahaan menyiapkan berbagai strategi pemasaran, termasuk dukungan pembiayaan dari perusahaan leasing serta tambahan promo bagi konsumen. “Biasanya setelah THR dampaknya cukup tinggi. Kami optimistis potensi kenaikan tetap ada karena pasar masih cukup baik,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa permintaan kendaraan roda dua datang dari berbagai kalangan, mulai dari pekerja, pelaku UMKM hingga anak muda. Variasi tipe motor yang menyesuaikan kemampuan ekonomi menjadi salah satu faktor yang menjaga pasar tetap bergerak.

"Industri roda dua di Kaltimtara masih memiliki ruang pertumbuhan hingga menjelang Lebaran. Dan seperti biasa dua pekan atau 10 hari sebelum Lebaran, penjualan akan alami kenaikan," ucapnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#sepeda motor #awal ramadan #thr cair #motor #kaltim #penjualan #yamaha