BALIKPAPAN – Manajemen mal e-Walk dan Pentacity Balikpapan Superblok (BSB), cukup optimis menyambut Lebaran kali ini. Pasalnya, pihak mal punya misi untuk meningkatkan okupansi.
Dijelaskan Manager Digital Strategy and Inovation, Ahmad Affan Ridha, pada minggu pertama sampai ketiga bulan Ramadan ini, memang terjadi penurunan kunjungan.
“Ramadan tahun ini memang ada sedikit penurunan okupansi sekitar 5 persen, dibanding tahun 2025. Kebetulan juga karena di awal Ramadan sudah ada perang di Timur Tengah, jadi pasti ada impact juga ke kami,” jelasnya.
Makanya, kata dia, untuk target okupasi mereka punya harapan tinggi. Biasanya di momen lebaran, angkanya bisa mendekati angka 70 ribu pengunjung per mal.
“Tapi memang itu juga yang kami antisipasi, karena kalau sudah mendekati 70 ribu, pasti masalah utamanya ya macet,” tambahnya.
Dia berkata, permasalahan macet ini memang masih sulit dicegah. Apalagi, padatnya kendaraan sudah terjadi dari jalan utama.
Di sisi lain, ia menyebut bahwa sistem cashless (non tunai) dan manless (tanpa petugas), hanya membantu untuk mempercepat di gate masuk dan keluar. Tapi tetap saja, jika macetnya dari jalan utama, tentu tidak bisa diantisipasi dari dalam.
“Karena biasanya, penumpukan itu mulai dari lampu merah Simpang BP (Balikpapan Permai) sampai ke area Gunung Bakaran,” tuntasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki