Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Renovasi Tak Surutkan Daya Tarik SCP, di Momen Libur Lebaran Kunjungan Melonjak

Nasya Rahaya • Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:27 WIB

RAMAI: Mal SCP masih menjadi destinasi utama masyarakat Samarinda dan sekitarnya untuk beraktivitas selama momen liburan.
RAMAI: Mal SCP masih menjadi destinasi utama masyarakat Samarinda dan sekitarnya untuk beraktivitas selama momen liburan.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Momentum libur Lebaran kembali menjadi berkah bagi pusat perbelanjaan di Kota Tepian. Samarinda Central Plaza (SCP) mencatat lonjakan kunjungan signifikan, bahkan saat mall tersebut masih menjalani proses renovasi.

Public Relation SCP, Lola Widyanti, mengungkapkan peningkatan jumlah pengunjung terlihat jelas sejak awal Ramadan hingga pasca-Lebaran.

Puncaknya terjadi pada H+3 dan H+4 Lebaran, ketika masyarakat masih menikmati masa libur panjang. “Pengunjung sangat meningkat dibanding bulan sebelumnya, terutama di tenant fashion dan F&B. Untuk F&B bahkan ramai dari waktu berbuka hingga makan malam,” ujarnya.

Menurut Lola, tren tersebut masih berlanjut hingga sepekan setelah Lebaran. Tingkat kunjungan tetap tinggi seiring masih adanya cuti pekerja dan libur sekolah. Kondisi ini menunjukkan pusat perbelanjaan masih menjadi destinasi utama masyarakat untuk beraktivitas selama momen liburan.

Menariknya, peningkatan ini terjadi di tengah proses renovasi yang tengah berlangsung di SCP. Lola mengakui ada dampak, namun tidak signifikan terhadap minat pengunjung. “Untuk periode Lebaran ini dampaknya tidak terlalu terasa, apalagi ada beberapa tenant baru yang buka, seperti Adidas, Converse, Sport Station, Payless, dan Crocs,” jelasnya.

Dari sisi sektor, tenant makanan dan minuman (F&B) menjadi penyumbang lonjakan terbesar. Selain kebutuhan konsumsi, budaya nongkrong masyarakat Samarinda turut mendorong okupansi tenant tetap tinggi. Kehadiran berbagai coffee shop seperti Ecologico, Kopi Soe, Kopi Kenangan, hingga Starbucks juga memperkuat daya tarik tersebut.

Sementara itu, tren belanja fashion menunjukkan pergeseran. Lola menyebutkan, belanja online semakin mendominasi, terutama bagi pelanggan di luar Samarinda. Namun, SCP mengantisipasi hal ini dengan memfasilitasi komunikasi langsung antara tenant dan pelanggan melalui layanan daring.

Untuk menjaga euforia pengunjung selama Ramadan dan Lebaran, manajemen SCP juga menggencarkan berbagai program. Di antaranya food festival dan pameran fashion di area atrium, serta sesi akustik pada akhir pekan. Aktivitas digital seperti giveaway dan live Instagram juga rutin dilakukan guna menarik minat konsumen.

“Strategi online tetap kami jalankan, termasuk pembagian voucher melalui media sosial,” katanya. Ke depan, SCP terus menyiapkan langkah untuk mempertahankan tren positif ini. Selain melanjutkan renovasi, manajemen juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah tenant nasional dan internasional baru.

Dalam dua bulan terakhir, geliat pembaruan SCP memang mulai terlihat. Selain pembukaan brand fashion global, konsep peremajaan mall juga diarahkan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya saing, terutama di tengah tren pergeseran perilaku belanja masyarakat ke platform digital.

“Kami masih terus melakukan approach ke tenant baru. Harapannya, SCP bisa semakin lengkap dan tetap jadi pilihan utama masyarakat,” tutup Lola. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Lonjakan Kunjungan Wisatawan #renovasi #libur lebaran #Samarinda Central Plaza #pusat perbelanjaan