Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Aktivitas Bongkar Muat di Kaltim Menguat, Tapi Tak Merata di Semua Pelabuhan

Raden Roro Mira Budi Asih • Senin, 6 April 2026 | 17:08 WIB
KONTRIBUSI: Secara keseluruhan lima pelabuhan utama Kaltim memberi kontribusi 84,30 persen terhadap total ekspor Kaltim. (RORO/KP)
KONTRIBUSI: Secara keseluruhan lima pelabuhan utama Kaltim memberi kontribusi 84,30 persen terhadap total ekspor Kaltim. (RORO/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Aktivitas bongkar muat ekspor Kalimantan Timur pada Februari 2026 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Sejumlah pelabuhan utama kembali mencatat pergerakan positif seiring naiknya nilai ekspor secara bulanan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat total nilai ekspor dari lima pelabuhan utama mencapai USD1.421,37 juta pada Februari 2026. Angka tersebut meningkat 7,27 persen dibandingkan Januari 2026 yang nilainya USD1.324,98 juta.

Kenaikan tersebut menunjukkan peran strategis pelabuhan sebagai pintu keluar utama komoditas ekspor daerah. Pelabuhan Balikpapan masih menjadi kontributor terbesar dalam aktivitas ekspor Kaltim. Pada Februari 2026, nilai ekspornya mencapai USD535,85 juta, meningkat dibandingkan Januari 2026 senilai USD511,20 juta.

Baca Juga: Industri Ngegas 31 Persen, Tapi Tambang Masih Kuasai Ekspor Kaltim

Posisi berikutnya ditempati Pelabuhan Samarinda dengan nilai ekspor USD321,41 juta. Meski naik tipis dari Januari 2026 yaitu USD314,18 juta, kinerja pelabuhan tersebut masih mengalami tekanan secara tahunan.

Sementara itu, Pelabuhan Bonthan Bay mencatat lonjakan paling signifikan secara bulanan. Nilai ekspornya meningkat tajam 87,51 persen, dari USD137,68 juta pada Januari menjadi USD258,16 juta pada Februari 2026.

Di sisi lain, tidak semua pelabuhan mencatatkan pertumbuhan. Pelabuhan Tanjung Bara mengalami penurunan nilai ekspor 5,83 persen menjadi USD202,47 juta. Penurunan lebih dalam terjadi di Pelabuhan Tanjung Redep yang turun 29,56 persen menjadi USD103,48 juta.

Secara keseluruhan, lima pelabuhan utama memberikan kontribusi 84,30 persen terhadap total nilai ekspor Kaltim. Sisanya berasal dari pelabuhan lainnya yang secara agregat mencatat nilai ekspor USD251,29 juta pada Februari 2026.

Baca Juga: Balikpapan Bidik Lonjakan Investasi dari Borneo Maritime Week 2027

Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Kaltim, Ariyanti Cahyaningsih menjelaskan, dominasi pelabuhan utama juga terlihat dalam kontribusi kumulatif sepanjang awal tahun.

“Selama periode Januari-Februari 2026, nilai ekspor dari Pelabuhan Balikpapan menyumbang 32,14 persen terhadap total ekspor, kemudian diikuti Pelabuhan Samarinda 19,51 persen, dan Pelabuhan Tanjung Bara 12,81 persen,” jelasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#ekspor Kaltim Februari 2026 #pelabuhan Kaltim #Ekonomi Kaltim #bongkar muat