KALTIMPOST.ID, Tren penurunan harga perak Antam kembali berlanjut pada perdagangan Selasa (7/4/2026).
Logam mulia ini tampak masih "setia" di zona merah setelah sempat mengalami masa kejayaan di awal tahun.
Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga perak Antam murni kini bertengger di level Rp 45.450 per gram.
Angka ini menunjukkan penurunan cukup dalam sebesar Rp 750 dibandingkan harga hari Senin kemarin.
Baca Juga: Harga Plastik Global 'Mencekik', Pedagang Pasar Tradisional Mulai Putar Otak!
Menariknya, pelemahan harga di pasar domestik ini justru berbanding terbalik dengan kondisi pasar internasional. Saat harga perak di dalam negeri tergelincir, harga emas Antam justru melesat naik Rp 19.000, sementara perak global terpantau menguat tipis.
Berdasarkan laman Logam Mulia, harga perak Antam turun Rp 750 per gram menjadi Rp 45.450 per gram dari sebelumnya Rp 46.200 per gram, Selasa (7/4/2026).
Baca Juga: Update Harga Emas Antam Hari Ini, 7 April 2026: Naik Rp 19.000, Ini Rincian Harga Terbarunya
Rincian Harga Perak Hari Ini
Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi, berikut adalah rincian harga dasar perak Antam sebelum dan sesudah PPN 11%:
Perak Batangan Murni:
- Berat 250 Gram: Rp 11.762.500 (Harga dasar) | Rp 13.056.375 (Termasuk PPN)
- Berat 500 Gram: Rp 22.725.000 (Harga dasar) | Rp 25.224.750 (Termasuk PPN)
Perak Antam Heritage:
- Berat 31,1 Gram: Rp 1.961.289 (Harga dasar) | Rp 2.177.031 (Termasuk PPN)
- Berat 186,6 Gram: Rp 10.646.266 (Harga dasar) | Rp 11.817.355 (Termasuk PPN)
Baca Juga: Prediksi Harga Emas Hari Ini, Selasa 7 April 2026: Usai Turun, Berpotensi Rebound Setelah Turun
Riwayat Harga: Dari Rp 74 Ribu ke Rp 45 Ribu
Jika menilik ke belakang, fluktuasi harga perak Antam tahun ini tergolong sangat tajam. Pada akhir Januari lalu, harga perak sempat menyentuh di level Rp 74.500 per gram.
Namun, memasuki bulan April, harganya terus tergerus. Bahkan jika dibandingkan dengan momen menjelang Lebaran pada pertengahan Maret lalu, harga saat ini sudah selisih jauh dari kisaran Rp 52.800 per gram.
Di sisi global, penguatan harga perak dunia sebesar 0,30% ke level US$ 73,04 per ons troi dipicu oleh memanasnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran terkait isu Selat Hormuz. Meski dunia memanas, harga di pasar lokal justru mendingin. ***
Editor : Dwi Puspitarini