Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pupuk Meledak 348 Persen! Impor Nonmigas Kaltim Melonjak Tajam di Februari 2026

Raden Roro Mira Budi Asih • Selasa, 7 April 2026 | 16:56 WIB
MENINGKAT: Kenaikan tajam impor terjadi pada golongan pupuk yang melonjak USD10,70 juta atau 348,53 persen.
MENINGKAT: Kenaikan tajam impor terjadi pada golongan pupuk yang melonjak USD10,70 juta atau 348,53 persen.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kinerja impor nonmigas Kalimantan Timur pada Februari 2026 menunjukkan lonjakan signifikan secara bulanan. Peningkatan didorong oleh naiknya permintaan pada sejumlah komoditas strategis, khususnya kelompok mesin dan peralatan.

Nilai impor nonmigas untuk 10 golongan barang utama yakni USD79,64 juta pada Februari 2026. Angkanya meningkat 58,46 persen dibandingkan Januari 2026.

Ketua Tim Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Ariyanti Cahyaningsih, menyebut lonjakan impor nonmigas dipicu oleh kenaikan pada beberapa komoditas utama.

“Peningkatan nilai impor nonmigas terbesar terjadi pada golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya yang mengalami kenaikan USD12,95 juta atau 52,26 persen,” ujarnya.

Baca Juga: Basuki Hadimuljono Pastikan Kompleks Istana Wapres Siap Operasional, Tunggu Kepindahan Gibran ke IKN

Pada Februari 2026, nilai impor mesin dan peralatan mekanis USD37,73 juta, naik dari USD24,78 juta pada Januari 2026. Komoditas tersebut juga menjadi penyumbang terbesar dalam struktur impor nonmigas.

Selain itu, kenaikan tajam juga terjadi pada golongan pupuk yang melonjak USD10,70 juta atau 348,53 persen. Nilai impor pupuk meningkat dari USD3,07 juta menjadi USD13,77 juta.

Komoditas lain yang turut mengalami peningkatan signifikan adalah mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya, yang naik USD6,26 juta atau 234,46 persen.

Namun demikian, tidak semua kelompok barang mencatatkan pertumbuhan. Sejumlah komoditas justru mengalami penurunan cukup dalam, di antaranya bahan kimia anorganik yang turun USD2,35 juta atau 64,03 persen.

Baca Juga: Gadget Bikin Resah! DPRD Balikpapan Dukung PP Tunas 2025, Akses Anak ke Medsos Bakal Dibatasi

“Komoditas lain yang mengalami penurunan nilai impor adalah golongan barang bahan kimia organik yang turun sebesar USD1,59 juta atau 35,81 persen dan kendaraan serta bagiannya yang turun USD0,33 juta atau 7,91 persen,” jelasnya.

Secara keseluruhan, total nilai impor nonmigas Kaltim pada Februari 2026 mencapai USD85,21 juta, meningkat 59,51 persen dibandingkan Januari 2026 yang senilai USD53,42 juta. Sementara itu, secara kumulatif selama Januari hingga Februari 2026, sepuluh golongan barang utama memberikan kontribusi 93,69 persen terhadap total impor nonmigas.

Ariyanti menegaskan bahwa dominasi terbesar masih dipegang oleh kelompok mesin dan peralatan mekanis. “Golongan barang mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya memberikan kontribusi 45,09 persen terhadap total impor nonmigas,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#impor nonmigas Kaltim #mesin dan peralatan mekanis #BPS KALTIM #impor pupuk