Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Peyek hingga Wedang Dayak Go International, Export Center Balikpapan Buka Keran Ekspor ke Malaysia

Dina Angelina • Senin, 13 April 2026 | 16:45 WIB
AKSES: Perwakilan MICCI (Malaysian International Chamber of Commerce and Industry) melakukan business matching dengan pelaku usaha UMKM hasil binaan Export Center Balikpapan. DINA ANGELINA/KP
AKSES: Perwakilan MICCI (Malaysian International Chamber of Commerce and Industry) melakukan business matching dengan pelaku usaha UMKM hasil binaan Export Center Balikpapan. DINA ANGELINA/KP

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Produk olahan pangan asal Kaltim semakin berpotensi masuk ke pasar internasional. Export Center Balikpapan menggelar business matching dengan mempertemukan pelaku usaha dan buyer Malaysia, Senin (13/4).

Mereka pengusaha yang tergabung dalam Malaysian International Islamic Chamber of Commerce and Industry (MIICCI). Kamar dagang tertua dan salah satu yang terpenting di Malaysia.

Berlokasi di Gedung Galeri UMKM, total ada 16 produk yang ditawarkan pada hari pertama business matching tersebut. Berasal dari Balikpapan dan sekitarnya. Seperti Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser.

Kepala Export Center Balikpapan Abdullah Umar Bahar mengatakan, kegiatan ini masih menjadi satu rangkaian pembinaan bagi UMKM sejak Export Center resmi diluncurkan Agustus 2025.

Baca Juga: Balikpapan Dijaga Ketat! Patroli Perintis Presisi Polda Kaltim Sisir Titik Rawan Hingga Subuh

Pihaknya telah memberikan sosialisasi, bimbingan teknis, one-on-one coaching, hingga pitching dengan perwakilan perdagangan luar negeri. Itu diadakan setiap minggu.

Sekarang puncaknya mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli luar negeri. “Kami pilih MIICCI karena ada kesamaan rumpun, bahasa, selera, dan komunikasi juga lebih nyambung,” sebutnya.

Program ini dirancang mendorong UMKM bisa masuk ke pasar internasional. Export Center juga mengundang beberapa penggiat UMKM yang berada di bawah naungan DKUMKMP, Dinas Perdagangan, Bank Indonesia, dan Bea Cukai.

Dia menyebutkan, ada ratusan produk yang melalui penjaringan seleksi. Pihaknya memeriksa mana produk yang bisa masuk sesuai standar pasar internasional. Hingga terpilih 16 produk UMKM tersebut.

Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem! Pohon Besar Ambruk di Karang Jati, Sempat Lumpuhkan Lalu Lintas

Sebagian besar binaan Balikpapan. Seperti Wedang Dayak Bungas, Oshien Keripik Pisang, Hainan Coffee, Peyek Kampoeng Timoer, dan sebagainya.

Sedangkan dari PPU di antaranya produk keripik tempe dari Kiyukchips, cookies ubi ungu, dan lainnya. Umar fokus terhadap potensi ekspor dari olahan makanan dan minuman.

Sebab Malaysia juga gemar dengan produk makanan Indonesia. Nantinya MIICCI dapat membantu memasarkan produk-produk UMKM Indonesia di Malaysia.

Salah satu pimpinan MIICCI mempunyai relasi yang besar dengan supermarket terbesar di Malaysia. Kemudian pengusaha lainnya memiliki 200 minimarket di Negeri Jiran tersebut.

Jika buyer tertarik, mereka akan MoU dengan pelaku usaha sesuai kesepakatan nilai masing-masing produk. Menurutnya untuk olahan makanan dan minuman kecenderungan pada tahap awal masih tahap percobaan.

Misalnya membawa 10 box per setiap produk dengan nilai tidak begitu besar. “Nanti semua digabung untuk dibuka pasar di Malaysia. Mereka bawa sampel untuk dipasarkan, setelah habis akan trial order lagi,” sebutnya.

Baca Juga: Bikin Video Inovasi, Guru Bisa Dapat Umrah! YKB Kaltim Siapkan 16 Lomba Spektakuler

Dia menargetkan, business matching berikutnya bisa dilakukan dengan negara lain seperti Korea Selatan, Saudi Arabia, dan lainnya. "Nanti Insyaallah tanggal 20, mudah-mudahan kita jadi kerja sama dengan Bank Indonesia tentang pelepasan ekspor damar batu ke Bangladesh," tandasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Ekspor UMKM Balikpapan #UMKM Go International #Export Center Balikpapan #Produk Unggulan Kaltim #ekonomi Balikpapan