Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Balikpapan Jadi Panggung Dunia! Ratusan Penari dari 7 Negara Siap Guncang Dome

Ulil Mu'Awanah • Senin, 13 April 2026 | 20:23 WIB
HIBURAN: Ratusan penari dari berbagai negara bakal berkolaborasi dengan penari dalam negeri memberikan hiburan dan mengampanyekan wisata di Balikpapan.
HIBURAN: Ratusan penari dari berbagai negara bakal berkolaborasi dengan penari dalam negeri memberikan hiburan dan mengampanyekan wisata di Balikpapan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kota Minyak bersiap menjadi pusat perhatian dunia. Selama empat hari, yakni 25 hingga 28 September 2026, ratusan penari dan pelaku kreatif dari tujuh negara akan tumpah ruah di Balikpapan. Agenda internasional ini diproyeksikan menjadi pendongkrak signifikan bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan Cokorda Ratih Kusuma mengatakan, kegiatan yang dipusatkan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/Dome ini bukan sekadar ajang unjuk gigi di atas panggung. Sebanyak 100 delegasi internasional yang terdiri dari penari, konten kreator, hingga fotografer bakal menjadi duta promosi bagi Balikpapan.

Kehadiran mereka diproyeksikan menjadi katalis dalam mendorong promosi wisata Balikpapan secara global, terutama melalui produksi konten digital yang akan disebarluaskan ke berbagai negara.

Baca Juga: Aksi Pencurian Resahkan Warga Simpang Raya Kubar, Terekam CCTV Pria Misterius Beraksi Dini Hari

“Event ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah. Kegiatan ini tidak sekadar pertunjukan seni, tetapi bagian dari strategi pemasaran destinasi berbasis pengalaman dan kolaborasi lintas budaya,” ujarnya, Senin (13/4).

Menurutnya, para delegasi tidak hanya tampil di panggung, tetapi juga akan berperan sebagai duta promosi. Melalui konten yang mereka hasilkan, eksposur Balikpapan sebagai destinasi wisata budaya diharapkan meningkat secara organik di pasar internasional. “Mereka tidak hanya tampil, tetapi juga membuat konten untuk dipromosikan ke negaranya. Ini peluang besar untuk memperkenalkan Balikpapan secara global,” lanjutnya.

Dari sisi ekonomi, kegiatan ini diyakini akan memberikan efek berganda, khususnya bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Tingginya mobilitas delegasi serta potensi kunjungan wisatawan selama acara berlangsung diperkirakan mampu meningkatkan okupansi hotel dan transaksi ekonomi di berbagai lini.

Baca Juga: Persiapan Porprov Kaltim 2026, Disparpora dan KONI Balikpapan Fokus Kirim Cabor Potensial Medali dan Percepat Tahapan Latihan

Selain itu, interaksi antara pelaku seni lokal dan internasional membuka peluang transfer pengetahuan dan peningkatan kualitas karya. Kolaborasi lintas negara ini menjadi ruang bagi kreator lokal untuk memperluas jejaring sekaligus mengakses pasar global yang lebih luas.

Pemerintah Kota Balikpapan juga telah menyiapkan berbagai skenario untuk memastikan kelancaran acara, mulai dari konsep kegiatan, teknis pelaksanaan, hingga integrasi dengan agenda lokal lainnya. Selama empat hari penuh, rangkaian acara akan berlangsung dari pagi hingga malam, menghadirkan pertunjukan seni, workshop, hingga kolaborasi kreatif.

“Dari pagi sampai malam selama empat hari akan diisi kegiatan. Pembukaan hingga penampilan sudah kita rancang, termasuk kolaborasi dengan lokal,” jelas Ratih. Dengan pendekatan yang menggabungkan seni, budaya, dan promosi digital, Balikpapan menunjukkan langkah progresif dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis ekonomi kreatif.

"Event ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi investasi, kolaborasi global, serta penguatan identitas kota sebagai destinasi budaya yang kompetitif di tingkat internasional," tuturnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Ekonomi Kreatif Kaltim #Event internasional Balikpapan #tarian tujuh negara #wisata balikpapan #dome balikpapan