KALTIMPOST.ID, Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG nonsubsidi mulai 18 April 2026.
Kenaikan ini langsung berdampak pada sejumlah produk seperti Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, hingga LPG Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg.
Kebijakan ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.
Baca Juga: Harga Beras Naik di 83 Daerah, Bapanas Minta Percepat Distribusi Bulog
Berdasarkan data dari Pertamina Patra Niaga, harga BBM nonsubsidi kini berada di kisaran:
• Pertamax Turbo: Rp 19.400 – Rp 20.250 per liter
• Dexlite: Rp 23.600 – Rp 24.650 per liter
• Pertamina Dex: Rp 22.700 – Rp 24.950 per liter
Kenaikan ini dipicu naiknya harga minyak mentah global. Tercatat, Indonesian Crude Price (ICP) Maret 2026 mencapai US$102,26 per barel, melonjak signifikan dibanding bulan sebelumnya.
Daftar Harga Elpiji 12 Kg dan 5,5 Kg di Berbagai Daerah
|
Wilayah |
Harga 12 Kg |
Harga 5,5 Kg |
|
Aceh & Sumut |
Rp 230.000 |
Rp 110.000 |
|
DKI Jakarta & Banten |
Rp 228.000 |
Rp 107.000 |
|
Jawa Tengah & Jatim |
Rp 228.000 |
Rp 107.000 |
|
Kalimantan Timur |
Rp 238.000 |
Rp 114.000 |
|
Sulawesi Selatan |
Rp 230.000 |
Rp 111.000 |
|
Maluku & Papua |
Rp 285.000 |
Rp 134.000 |
|
FTZ Batam |
Rp 208.000 |
Rp 100.000 |
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 18 April 2026 Turun, Raja Emas dan Lakuemas Sama-sama Melemah
Pertamina menjelaskan bahwa perbedaan harga dipengaruhi oleh biaya distribusi. “Harga jual ex-agen (Rp/ tabung) untuk refill berlaku untuk wilayah dengan radius 60 km dari SPBE. Dimana untuk harga jual di lokasi di luar radius 60 km ditambah dengan biaya distribusi dengan tarif yang wajar,” tulis Pertamina dalam laman resminya.
Kenaikan harga energi ini tak lepas dari situasi global. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran menyebabkan terganggunya pasokan energi dunia.
Salah satu faktor krusial adalah terhambatnya jalur distribusi melalui Selat Hormuz, yang menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak global.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini 18 April 2026 Turun Serentak, Antam Anjlok Paling Dalam
Selain itu, serangan terhadap fasilitas energi di Timur Tengah turut memperparah kondisi pasokan dan mendorong harga minyak naik tajam.
Penyesuaian harga LPG ini menjadi yang pertama sejak 2023. Sebelumnya, harga LPG 12 kg sempat diturunkan menjadi Rp 192.000 per tabung.
Kini, kenaikan mencapai sekitar 18–19 persen, mengikuti tren harga energi global yang terus meningkat. ***
Editor : Dwi Puspitarini