Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Wisatawan di Balikpapan Kini Menginap Lebih Singkat, BPS Ungkap Penyebabnya

Ulil Mu'Awanah • Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00 WIB
TURUN: Rata-rata lama menginap tamu hotel di Kota Minyak mencapai 1,60 hari.
TURUN: Rata-rata lama menginap tamu hotel di Kota Minyak mencapai 1,60 hari.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Rata-rata lama menginap tamu hotel di Kota Minyak mencapai 1,60 hari. Angka ini turun 0,23 poin dibanding Februari 2026 yang berada di angka 1,83 hari.

“Secara umum rata-rata lama menginap tamu pada hotel klasifikasi bintang selama Maret 2026 mengalami penurunan dibanding Februari 2026,” kata Marinda Dama, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan.

Meski turun secara bulanan, angka tersebut masih lebih baik dibanding Maret 2025 yang berada di posisi 1,54 hari.

Penurunan lama tinggal terjadi baik pada tamu asing maupun tamu nusantara. Wisatawan mancanegara tercatat rata-rata menginap selama 2,23 hari, turun dari 2,39 hari pada Februari 2026.

Baca Juga: Pariwisata dan Mobilitas Bisnis Mulai Melandai, TPK Hotel Bintang Balikpapan Turun ke 47,31 Persen pada Maret 2026

Sementara tamu nusantara rata-rata menginap selama 1,59 hari, lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 1,82 hari.

Marinda menjelaskan tamu asing masih menjadi kelompok dengan durasi tinggal paling lama dibanding wisatawan domestik. Hal itu menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Balikpapan masih cenderung berbasis aktivitas bisnis dan pekerjaan.

“Rata-rata lama menginap tamu asing masih berada di atas tamu nusantara,” sebut Marinda. Dalam data BPS tertuliskan, capaian tertinggi rata-rata lama menginap tamu asing selama periode Maret 2025 hingga Maret 2026 terjadi pada April 2025 yakni 3,76 hari.

Sedangkan tamu nusantara mencatat durasi menginap tertinggi pada Agustus 2025 sebesar 1,74 hari. Fenomena menurunnya lama tinggal tamu hotel ini dinilai menjadi sinyal bahwa kunjungan ke Balikpapan masih didominasi perjalanan singkat, baik untuk urusan bisnis, transit, maupun agenda pekerjaan.

Baca Juga: Perpisahan Azhari Idris di Balikpapan, Tinggalkan Jejak untuk Pengusaha Lokal Migas

Kondisi tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi sektor pariwisata daerah untuk menciptakan lebih banyak atraksi dan agenda yang mampu membuat wisatawan tinggal lebih lama.

"Selain fasilitas, tentu hiburan atau atraksi itu penting guna menarik tamu, dan memberikan nilai tersendiri bagi tamu hotel dan berkesan," ujarnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#lama menginap hotel Balikpapan #wisatawan Balikpapan #tamu hotel Balikpapan #okupansi hotel Balikpapan #BPS Balikpapan