Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pasar Tiongkok Makin Dominan, Serap Sepertiga Ekspor Nonmigas Kaltim

Raden Roro Mira Budi Asih • Senin, 6 Juli 2026 | 11:19 WIB
EKSPOR: Menurut negara tujuan, Tiongkok masih jadi negara utama mencapai USD6,97 miliar sepanjang Januari-Mei 2026. Meningkat 1,90 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. (IST)

 

 
EKSPOR: Menurut negara tujuan, Tiongkok masih jadi negara utama mencapai USD6,97 miliar sepanjang Januari-Mei 2026. Meningkat 1,90 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. (IST)    

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pasar Tiongkok semakin mengukuhkan posisinya sebagai tujuan utama ekspor nonmigas Kalimantan Timur (Kaltim). Pada Mei 2026, lonjakan permintaan dari negeri tersebut menjadi penyumbang terbesar kenaikan ekspor nonmigas Kaltim. Disusul Jepang dan Vietnam.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas'ud Rifai mengatakan, total nilai ekspor nonmigas ke 13 negara tujuan utama pada Mei 2026 mencapai USD1,57 miliar.

Baca Juga: Alih Fungsi ke Sawit, Luas Lahan Karet di PPU Tersisa 6.000-an Hektare

Nilai tersebut meningkat USD25,37 juta atau 1,64 persen dibandingkan April 2026. "Peningkatan terutama dipengaruhi oleh naiknya nilai ekspor ke Tiongkok USD116,31 juta atau 23,78 persen, Jepang USD38,51 juta atau 42,45 persen, serta Vietnam USD11,51 juta atau 8,85 persen," jelas Mas'ud.

BPS mencatat, ekspor ke Tiongkok pada Mei 2026 mencapai USD605,44 juta, naik dari USD489,13 juta pada April. Sementara itu, ekspor ke Jepang meningkat menjadi USD129,22 juta, sedangkan Vietnam menjadi USD141,53 juta.

Di sisi lain, beberapa negara tujuan utama justru mengalami penurunan, seperti India yang turun menjadi USD188,89 juta dan Taiwan menjadi USD82,68 juta.

Baca Juga: Selter Lima Posisi Kepala Dinas PPU Resmi Dibuka, ini Jadwal dan Syaratnya 

Secara kumulatif selama Januari hingga Mei 2026, nilai ekspor nonmigas ke 13 negara tujuan utama mencapai USD6,97 miliar, atau meningkat 1,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Mas'ud menjelaskan, Tiongkok masih menjadi pasar terbesar bagi produk nonmigas asal Kaltim dengan nilai ekspor USD2,64 miliar atau berkontribusi 34,43 persen terhadap total ekspor nonmigas.

Posisi berikutnya ditempati India dengan nilai USD1,04 miliar atau 13,51 persen, disusul Filipina USD729,24 juta atau 9,50 persen. Dilihat dari kawasan tujuan ekspor, negara-negara ASEAN masih menjadi mitra dagang terbesar.

Selama Januari-Mei 2026, ekspor nonmigas Kaltim ke kawasan tersebut mencapai USD1,98 miliar atau menyumbang 25,75 persen dari total ekspor nonmigas. Sementara itu, ekspor ke kawasan Uni Eropa tercatat USD136,29 juta dengan kontribusi 1,77 persen. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Nonmigas #tiongkok #Kalimantan Timur (Kaltim) #ekspor #Masud Rifai