Penerbangan Internasional Sepinggan Makin Sepi, Penumpang Turun 10,87 Persen

Ulil Mu'Awanah • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:36 WIB
TURUN: Penumpang pesawat internasional di Bandara SAMS Sepinggan sepanjang Agustus 2026 tercatat mencapai 9.658 orang.
TURUN: Penumpang pesawat internasional di Bandara SAMS Sepinggan sepanjang Agustus 2026 tercatat mencapai 9.658 orang.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Arus penerbangan internasional dari dan menuju Balikpapan ikut kehilangan momentum pada Agustus 2026. Jumlah penumpang luar negeri yang tercatat melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan berada di bawah capaian bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, total penumpang angkutan udara luar negeri pada Agustus 2026 mencapai 9.658 orang. Angka tersebut terdiri atas 4.868 penumpang yang berangkat ke luar negeri dan 4.790 penumpang yang datang dari luar negeri.

"Jika dibandingkan dengan Juli 2026, total penumpang internasional tersebut turun 15,47 persen. Sementara dibandingkan Agustus 2025, jumlahnya menyusut 10,87 persen," sebut Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama.

Baca Juga: Penumpang Bandara Sepinggan Turun 13 Persen, Sinyal Mobilitas Ekonomi Balikpapan Melandai

Ia mengatakan, penurunan terjadi pada dua arah perjalanan sekaligus. Tidak hanya masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri yang berkurang, arus kedatangan penumpang internasional ke Balikpapan juga mengalami tekanan.

“Pada Agustus 2026, penumpang yang berangkat ke luar negeri sebanyak 4.868 orang, sedangkan yang datang dari luar negeri sebanyak 4.790 orang,” ujar Marinda.

Penumpang yang berangkat ke luar negeri turun 6,35 persen dibandingkan Juli 2026. Jika dibandingkan dengan Agustus 2025, penurunannya mencapai 12,05 persen.

Sementara itu, penurunan lebih dalam terjadi pada penumpang yang datang dari luar negeri. Jumlahnya merosot 23,08 persen secara bulanan. Dibandingkan Agustus tahun sebelumnya, arus kedatangan internasional tersebut turun 9,64 persen.

Baca Juga: Misi Mustahil Persiba Balikpapan Tantang Barito Putera: Modal 4 Kekalahan dan Badai Cedera

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa tekanan lalu lintas internasional di Bandara SAMS Sepinggan terjadi cukup merata. Pada Agustus, jumlah penumpang berangkat memang sedikit lebih tinggi dibandingkan penumpang datang, masing-masing dengan porsi 50,40 persen dan 49,60 persen.

Kondisi ini menarik karena Bandara SAMS Sepinggan merupakan salah satu pintu masuk utama Kalimantan Timur. Perubahan arus penumpang internasional dapat berkaitan dengan berbagai aktivitas ekonomi, termasuk perjalanan bisnis, pariwisata, kunjungan keluarga hingga mobilitas tenaga kerja.

Penurunan penumpang internasional juga memiliki efek berantai terhadap sektor ekonomi yang melayani wisatawan dan pelaku perjalanan. Hotel, restoran, transportasi, jasa perjalanan, pusat oleh-oleh hingga berbagai usaha yang menyasar konsumen dari luar daerah menjadi bagian dari ekosistem yang ikut bergantung pada mobilitas tersebut.

Marinda menyebutkan, statistik penumpang perlu dilihat berdasarkan perkembangan antarperiode agar perubahan aktivitas transportasi dapat dibaca secara lebih utuh.

“Perubahan jumlah penumpang perlu dilihat baik secara bulanan maupun tahunan. Pada Agustus 2026, penumpang internasional mengalami penurunan dibandingkan Juli 2026 maupun Agustus 2025,” katanya.

Jika dirinci, penurunan terbesar terjadi pada arus kedatangan. Dari 6.227 penumpang pada Juli 2026, jumlahnya turun menjadi 4.790 orang pada Agustus. Artinya, dalam satu bulan terdapat pengurangan sebanyak 1.437 penumpang.

Sementara pada sisi keberangkatan, jumlah penumpang turun dari 5.198 orang pada Juli menjadi 4.868 orang pada Agustus atau berkurang 330 orang.

Baca Juga: Arus Kargo Luar Negeri Balikpapan Melesat 1.400 Persen, Tembus 9.840 Ton

Dengan kombinasi tersebut, Agustus menjadi bulan dengan total lalu lintas penumpang internasional yang lebih rendah dibandingkan dua periode pembanding. Bagi sektor pariwisata dan jasa di Balikpapan, kondisi ini menjadi sinyal bahwa pemulihan maupun penguatan konektivitas internasional masih membutuhkan perhatian.

Di tingkat nasional, perkembangan Agustus 2026 menunjukkan pola yang berbeda. BPS mencatat penumpang angkutan udara internasional Indonesia justru meningkat 7,25 persen secara tahunan menjadi sekitar 1,9 juta orang. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
bandara sams sepinggan pariwisata Kaltim ekonomi Balikpapan penerbangan internasional BPS Balikpapan