Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Amorim Siap Angkat Kaki dari Old Trafford Usai Gagal Total Tangani Man Utd

Thomas Dwi Priyandoko • Sabtu, 24 Mei 2025 | 20:08 WIB
Nasib Ruben Amorim di Man Utd di ujung tanduk.
Nasib Ruben Amorim di Man Utd di ujung tanduk.

KALTIMPOST.ID, MANCHESTER – Musim kelam Manchester United mencapai puncaknya. Kekalahan 0-1 dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa, Rabu (22/5), kembali menegaskan bahwa Setan Merah masih terjebak dalam pusaran ketidakpastian.

Situasi ini langsung memicu pernyataan mengejutkan dari pelatih kepala Ruben Amorim, yang secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk mundur tanpa menuntut kompensasi jika manajemen klub tak lagi menaruh kepercayaan padanya.

“Saya akan mundur tanpa harus diskusi kompensasi, jika memang dianggap bukan orang yang tepat,” kata Amorim seperti dikutip dari Manchester Evening News.

Namun, meski tekanan publik meningkat, manajemen klub bersikukuh tidak mengambil keputusan instan.

Amorim masih mendapat dukungan internal, dengan pertimbangan untuk menghindari blunder serupa seperti musim lalu saat mempertahankan Erik ten Hag terlalu lama sebelum akhirnya dipecat pada Oktober.

Sejak ditunjuk menggantikan Erik ten Hag, Amorim baru mencatat enam kemenangan dari 26 laga Premier League.

Performa buruk tersebut menempatkan United di posisi ke-16 klasemen sementara—dan bahkan terancam finis di peringkat ke-17 jika tren negatif berlanjut.

Hasil ini tentu jauh dari ekspektasi manajemen maupun fans, yang berharap era baru di bawah Amorim dapat mengembalikan kejayaan klub. Kekalahan di partai final menjadi sorotan besar, sekaligus mempertegas lemahnya daya saing MU di level Eropa.

Meski berada di bawah tekanan, Amorim belum menyerah. Ia disebut tengah merancang perombakan besar skuad musim depan. Dua nama masuk dalam radar transfer: Matheus Cunha dari Wolves dengan nilai mencapai €62,5 juta dan striker muda Ipswich, Liam Delap.

Langkah ini mencerminkan ambisi Amorim untuk membangun ulang fondasi tim—jika ia diberi kesempatan bertahan.(tom)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#premier league #man utd #liga inggris