KALTIMPOST.ID, KUALA LUMPUR – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, secara terbuka mengakui timnya kehilangan mentalitas juara setelah dikalahkan 0-1 oleh Tim All-Star Asia Tenggara dalam laga uji coba di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia, pada Rabu (28/5).
Kekalahan ini, yang disaksikan 72.550 penonton dan diwarnai sorakan kekecewaan, menegaskan krisis performa Setan Merah yang belum juga usai.
Dalam konferensi pers seusai laga, Amorim tak segan menyatakan bahwa skuad asuhannya bermain lamban, tanpa determinasi, dan masih jauh dari standar klub sebesar United.
"Kami lambat, dan kami belum punya mentalitas untuk memenangkan setiap latihan, apalagi pertandingan," kata Amorim. "Sorakan boo dari para fans? Itu hal yang wajar, bahkan kami membutuhkannya sebagai pelecut."
United memang tampil kurang meyakinkan dalam laga pertama dari dua pertandingan pascamusim mereka di Asia.
Baca Juga: Benamkan Perlawanan Real Betis, Chelsea Ukir Sejarah Baru Jadi Juara Conference League
Dalam suhu mencapai 32°C, tim lawan justru tampil lebih agresif dan penuh energi. Gol kemenangan dicetak oleh pemain asal Myanmar, Maung Maung Lwin, pada menit ke-71, setelah ia lolos dari kawalan bek United dan menaklukkan Tom Heaton dengan tembakan ke pojok atas gawang.
Amorim, yang baru menutup musim terburuk United sejak 1974 dengan finis di posisi ke-15 Liga Inggris, tampak frustasi di pinggir lapangan.
Beberapa kali ia menggelengkan kepala menyaksikan performa tim yang seolah kehilangan arah.
Namun di balik hasil mengecewakan ini, Amorim memilih bersikap realistis dan menjadikan kekalahan ini sebagai momentum introspeksi.
"Kita harus memperbaiki tim. Harus ada rasa lapar untuk menang di setiap pertandingan," tegasnya.
"Orang-orang ini percaya pada Manchester United, dalam kondisi apa pun. Dan karena itulah kami punya kewajiban untuk membangun kembali tim ini."
Baca Juga: Raih Top Skor Liga Saudi Arabia, Cristiano Ronaldo Umumkan Tinggalkan Al Nassr
Pelatih asal Portugal itu juga menolak mengomentari rumor transfer Matheus Cunha dari Wolves yang disebut-sebut akan ditebus dengan harga £62,5 juta, sebagai solusi krisis lini depan yang tengah melanda.
Di sisi lain, Amorim tetap bersyukur timnya tak mengalami cedera tambahan dalam laga ini, dan siap melanjutkan tur ke Hong Kong untuk menghadapi tim lokal pada 30 Mei mendatang.
Meski sempat menurunkan sejumlah pemain inti seperti Harry Maguire, Casemiro, Rasmus Hojlund, dan Bruno Fernandes, United tetap tampil minim ancaman.
Kobbie Mainoo nyaris mencetak gol di babak pertama, sementara Fernandes dan Garnacho mencoba menghidupkan permainan di babak kedua.
Namun secara keseluruhan, skuad United gagal menunjukkan performa yang pantas mewakili klub legendaris tersebut.
Dengan tekanan publik dan fans yang semakin besar, Ruben Amorim kini memikul beban berat untuk membangkitkan tim, bukan hanya dari sisi taktik, tetapi juga dari segi mental dan semangat juang.(*)
Editor : Thomas Priyandoko