Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tuchel Bawa Inggris Lolos ke Piala Dunia Tanpa Kebobolan, Rahasianya Ternyata Bukan di Lini Belakang!

Ery Supriyadi • Rabu, 15 Oktober 2025 | 19:33 WIB

Skuad Timnas Inggris saat melawan Latvia pada laga Grup K Kualifikasi Zona Eropa ini digelar di Stadion Daugava, Riga, Rabu (15/10/2025) dini hari Wita.
Skuad Timnas Inggris saat melawan Latvia pada laga Grup K Kualifikasi Zona Eropa ini digelar di Stadion Daugava, Riga, Rabu (15/10/2025) dini hari Wita.

KALTIMPOST.ID - Timnas Inggris akhirnya memastikan langkah ke Piala Dunia 2026 dengan cara yang sangat meyakinkan.

Di bawah arahan Thomas Tuchel, The Three Lions melaju tanpa tersentuh kekalahan sekaligus menjadi negara Eropa pertama yang lolos ke ajang yang akan digelar di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko itu.

Baca Juga: Tim Kecil, Mimpi Besar: Tanjung Verde Cetak Sejarah Lolos ke Piala Dunia 2026

Kepastian itu diraih setelah Inggris menaklukkan Latvia 5-0 di Stadion Daugava, Riga, Rabu (15/10/2025). Kemenangan tersebut melengkapi rekor sempurna enam laga di Grup K Kualifikasi Zona UEFA, tanpa sekalipun kebobolan.

Sebuah catatan yang membuat publik Inggris mulai membicarakan “efek Tuchel” di tubuh The Three Lions.

Meski kerap dikenal perfeksionis, Tuchel tetap mengejutkan banyak pihak dengan racikannya. Dalam laga kontra Latvia, ia melakukan rotasi besar-besaran di lini belakang.

Hanya Ezri Konsa (Aston Villa) yang bertahan dari laga sebelumnya melawan Serbia. Sementara tiga lainnya, John Stones, Djed Spence, dan Myles Lewis-Skelly, bukanlah pemain inti reguler di klub masing-masing. Namun hasilnya tetap nihil kebobolan.

Lalu apa yang membuat pertahanan Inggris begitu tangguh? Menurut analisis The Mirror dan BBC, jawabannya ada di dobel pivot di lini tengah. Duet Declan Rice (Arsenal) dan Elliot Anderson (Nottingham Forest) dinilai sebagai kombinasi paling ideal di era Tuchel. Keduanya menjadi “tembok kedua” yang menutup celah sebelum bola sampai ke jantung pertahanan.

“Declan dan Elliot adalah dua dari tiga gelandang tengah terbaik Premier League musim ini. Aku beruntung memiliki keduanya,” ungkap Tuchel, dikutip dari Football London.

Anderson sendiri baru debut bersama Inggris pada September lalu, namun langsung dipercaya tampil dalam empat laga berturut-turut—termasuk saat menang atas Wales di laga uji coba di Stadion Wembley. Soliditas Anderson–Rice disebut sebagai alasan utama Inggris tak pernah kebobolan sepanjang kualifikasi.

Meski begitu, keputusan Tuchel meninggalkan Jude Bellingham (Real Madrid) tetap menuai kontroversi. Chant sarkas terus terdengar dari suporter Inggris di Riga. Tapi Tuchel menanggapinya dengan tenang.

Baca Juga: Timnas Indonesia Gagal, Ini Daftar 28 Negara yang Sudah Amankan Tiket Piala Dunia 2026

“Humor orang Inggris itu menyenangkan,” ujarnya sambil tersenyum.

Kini, duet Anderson–Rice berpotensi membuat Bellingham kehilangan tempat di skuat utama. Apalagi, posisi gelandang serang kini juga diperebutkan oleh Morgan Rogers (Aston Villa) dan Eberechi Eze (Arsenal) yang tampil gemilang di kualifikasi.

Dengan kombinasi disiplin, rotasi berani, dan strategi tanpa kompromi, Tuchel seolah sedang menulis bab baru dalam sejarah timnas Inggris — bab tentang tim yang menang tanpa drama, tapi tetap mengundang decak kagum. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#piala dunia 2026 #Declan Rice #thomas tuchel #Elliot Anderson #timnas inggris