KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pertandingan yang berlangsung di Stadion Batakan malam ini (19/2), dipastikan bakal kembali padat. Pasalnya, laga kontra Persiba vs NZR Sumbersari ini tidak dipungut biaya, sekaligus jadi laga terakhir Beruang Madu di babak enam besar PNM Liga Nusantara 2024/2025.
Hal ini disampaikan langsung oleh Pembina Tim Persiba Balikpapan Alwi Al Qadri. Dia menyebut, ini sekaligus jadi kado ulang tahun untuk Balikpapan, yang genap berusia 128 tahun.
“Sebagai kado ulang tahun Kota Balikpapan, tentunya kami akan menggratiskan tanggal 19, yang juga pertandingan terakhir Persiba. Kami berharap dukungan suporter menjadi penyemangat tim, yang juga menjadi pemain ke-12,” kata dia.
Kendati begitu, berkaca pada laga kandang saat menjamu Sumut United sebelumnya, Alwi mengimbau agar penonton tetap kondusif dan tidak membuat keributan. Dia menegaskan, agar para suporter yang hadir tidak merusak fasilitas stadion, mau pun melempar air mineral ke pemain lawan atau wasit.
“Ayo sekali lagi saya pastikan kepada seluruh masyarakat dan juga para suporter untuk tetap tertib. Mari kita birukan Stadion Persiba Balikpapan,” ajaknya.
Imbauan serupa juga turut disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana Persiba Hairil. Mengingat, buntut pelemparan sepatu yang dilakukan oleh penonton, Persiba mendapat sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Dirinya mengingatkan kepada seluruh suporter yang hadir di Stadion Batakan untuk taat dan patuh terhadap regulasi, mau pun peraturan yang sudah diinformasikan sebelumnya. Imbauan pun selalu ditunjukkan kepada penonton sebelum pertandingan dimulai oleh panitia penyelenggara di Videotron maupun di kanal Instagram Persiba Balikpapan.
“Kita mendukung Persiba Balikpapan, kita tunjukkan bahwa masyarakat kota Balikpapan adalah masyarakat yang sangat hangat dan sangat peduli terhadap Persiba Balikpapan itu sendiri,” tandasnya.
Sebelumnya, karena melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, Persiba dikenakan denda sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah). Ditegaskan pula, jika pelanggaran serupa kembali terjadi di masa mendatang, maka Persiba Balikpapan akan menghadapi sanksi yang lebih berat. (*)
Editor : Duito Susanto