Beruang Madu pun kembali berjuang untuk unggul. Peluang itu pun didapat pada menit 108, lewat brace milik sang striker. Nasib, lawan kembali menyamakan kedudukan di detik-detik akhir lewat gol yang dipersembahkan Ronan. Beruntung, drama adu penalti berhasil membawa Dzumafo cs naik kasta. Atas hasil ini, Pelatih Persiba M Nasuha mengaku sangat bersyukur. “Alhamdulillah, atas izin Allah yang telah menakdirkan kami lolos ke Liga 2. Juga, terima kasih banyak atas perjuangan semua pemain dan tim sehingga kami bisa memenangkan pertandingan kali ini,” kata dia.
Terkait laga ini, Nasuha mengaku perjuangan mereka tidak main-main. Terlebih, ada sedikit kelengahan hingga membuat mereka kebobolan dua kali, tetapi para pemain masih bisa mempertahankan dengan skor imbang. “Walaupun kami menang dengan penalti. Sekali lagi ini bukan karena siapa-siapa. Ini semua karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah mengizinkan kami untuk lolos ke Liga 2,” kata dia. Sang striker, Herman Dzumafo berterima kasih atas kerja keras semua tim, hingga mereka berhasil naik ke Liga 2. Apalagi, pada laga tersebut mereka memang sudah unggul dua kali, tetapi lawan selalu berhasil menyamakan kedudukan.
“Tetapi kemauan teman-teman untuk menang luar biasa, dan saya berterima kasih kepada mereka. Juga untuk ofisial dan tim pelatih, manajemen, juga para pendukung Persiba. Kami bisa sampai ke penalti dan di situlah keberuntungan kami. Tuhan mengizinkan Persiba untuk lolos ke Liga 2,” tandas dia. Dengan hasil ini, Persiba jadi tim ketiga yang berhasil promosi naik ke Liga 2. Menyusul dua tim yang lebih dulu melaju, Tornado FC Pekanbaru dan Sumut United FC. (*)
Editor : Muhammad Rizki