KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Borneo FC kembali menjaga laju sempurna di Super League setelah menaklukkan Madura United 1-0 di Stadion Segiri, Sabtu malam.
Douglas Coutinho menjadi pencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. Gol telat itu memantapkan Borneo di puncak klasemen dan memperpanjang rekor menang menjadi 11 laga beruntun.
Bagi Douglas Coutinho, gol tersebut adalah yang keempat yang dipersembahkan untuk Borneo FC selama 441 menit bermain di Super League Indonesia.
Baca Juga: Skor Akhir 1-0 Borneo FC vs Madura United: Coutinho Jadi Pembeda
Borneo FC mendatangkan Douglas Coutinho dengan status bebas transfer pada 4 Juli 2025. Penyerang asal Brasil itu tiba setelah menyelesaikan kontraknya di Tombense dan langsung diproyeksikan menjadi ujung tombak baru Pesut Etam.
Coutinho, 31 tahun, memiliki rekam jejak panjang di berbagai liga. Ia memulai karier profesional bersama Athletico Paranaense sebelum memasuki periode penuh perpindahan, termasuk masa pinjaman di Cruzeiro, SC Braga, Fortaleza, hingga Seoul E-Land.
Dalam tiga musim terakhir, ia melanglang buana di Vietnam bersama Nam Dinh dan Khanh Hoa, lalu kembali ke Brasil sebelum akhirnya berlabuh di Indonesia.
Borneo memandang Coutinho sebagai pemain yang masih memiliki nilai kompetitif. Tinggi 1,83 meter dan berposisi asli sebagai penyerang tengah, ia juga bisa bermain di kedua sisi sayap.
Pada puncak karirnya, nilai pasarnya pernah mencapai Rp43 miliar pada tahun 2015, sebelum turun stabil seiring mobilitasnya di berbagai klub.
Baca Juga: Tujuh Poin Keputusan Syuriah PBNU: Batas Waktu 3 Hari untuk Ketua Umum PBNU Gus Yahya Mundur
Nilai pasarnya kini tercatat Rp3,04 miliar. Borneo menyetujui bahwa kontrak Coutinho tidak memiliki durasi akhir yang dipublikasikan. Klub menyatakan fokus pada integrasi pemain dalam skema serangan, terutama ketajaman di sudut akhir lapangan.
Sepanjang perjalanan kariernya, Coutinho tercatat belum pernah pindah klub dengan biaya transfer. Seluruh perpindahannya terjadi melalui peminjaman atau kesepakatan bebas transfer.
Ia juga pernah membela timnas Brasil U23 dalam dua penampilan.
Editor : Uways Alqadrie