KALTIMPOST.ID-Meski gagal meraih poin penuh di Stadion Batakan, Persiku Kudus tak pantang menyerah. Mereka bertekad tak ingin kehilangan poin lagi pada laga yang akan dilakoni ke depannya.
Pelatih Persiku Kudus Bambang Pujo Sumantri mengaku, hasil imbang atas pertemuannya dengan Persiba Balikpapan, patut disyukuri.
“Saya masih bersyukur, alhamdulillah kami masih dapat satu poin. Apalagi, di awal pertandingan anak-anak sangat bagus,” ujar dia.
Dia menilai, para anak asuhnya mampu berduel ketika perebutan bola. Bahkan di 10 menit pertama babak kedua, mereka maish bermain dengan bagus. Kendati setelahnya, pertandingan dikuasai oleh Persiba.
Tak hanya itu, Bambang juga menyoroti soal keputusan wasit. Tepat sebelum babak pertama berakhir, Persiku sempat meloloskan bola ke gawang Persiba. Akan tetapi, hal itu dinyatakan tidak sah oleh wasit, usai pengecekan memalui VAR.
“Kan sesuai aturan itu biar berjalan dulu (pertandingan). Baru dilihat VAR check. Kenapa itu di-stop dulu, diangkat dulu. Itu yang saya pertanyakan,” tambahnya.
Kemudian, di putaran ketiga ini, ia mengaku timnya punya tekad yang jelas. Tak ingin pulang dengan tangan kosong.
Bahkan, Bambang menyebut satu poin pun sangat berharga bagi mereka. Demi mental pemain, agar siap untuk menghadapi partai-partai selanjutnya.
“Bagi kami setiap pertandingan adalah final. Jadi jangan sampai kami kehilangan poin,” tandasnya. (rd)
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Romdani.