Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rizky Ridho & Pemimpin Garuda Jadi Kunci,Coach Herdman Optimis Timnas Bisa ke Piala Dunia 2030!

Ilmidza • Selasa, 31 Maret 2026 | 12:37 WIB

Coach Herman.
Coach Herman.

KALTIMPOST.ID, Kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026), tidak mengurangi keyakinan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Dari dua pertandingan yang telah dijalani, Herdman justru melihat fondasi kuat yang bisa menjadi modal penting dalam perjalanan panjang menuju target besar, yakni tampil di Piala Dunia 2030. Menurutnya, hasil pertandingan bukan satu-satunya tolok ukur. “Bagi saya, memahami karakter, budaya, dan potensi tim jauh lebih penting daripada sekadar skor akhir,” ujar Herdman.
Ia menilai skuad Garuda memiliki potensi besar yang masih terus berkembang. Herdman juga menyoroti adanya kepemimpinan di dalam tim sebagai kunci membangun kekompakan. “Beberapa pemain seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Rizky Ridho, dan Emil Audero tidak hanya vokal, tapi memberi contoh melalui tindakan di lapangan,” tuturnya.

Baca Juga: LIVE Timnas vs Bulgaria 0-1, Rizky Ridho Nyaris Cetak Gol! Indonesia Hampir Samakan Skor vs Bulgaria!
Menurut Herdman, kekompakan tim sudah mulai terbentuk bahkan sebelum sesi latihan dimulai. Para pemain aktif berdiskusi dan menyatukan visi melalui pertemuan daring, yang kemudian diterapkan dalam permainan di lapangan. “Saya senang melihat mereka berinisiatif, berdiskusi, dan memastikan setiap orang memahami visi tim,” tambahnya.
Selain aspek teknis, Herdman menyoroti karakter masyarakat Indonesia yang menjadi kekuatan tersendiri. “Semangat hidup, energi positif, dan sikap ramah para pemain adalah nilai tambah yang mendukung pembentukan tim yang kompetitif,” jelasnya.
Dari sisi taktik, Herdman mengaku telah lama melihat potensi besar Indonesia. “Kesadaran taktis dan disiplin para pemain bisa menjadi pembeda saat bersaing di level Asia. Perpaduan pemain lokal dan diaspora kini semakin solid, baik dari permainan maupun budaya tim,” ujarnya.
Dalam membangun tim, Herdman mengadopsi pendekatan yang berbeda. “Saya bukan hanya pelatih, tapi juga berperan sebagai figur ayah dan kakak bagi para pemain. Sebagai ‘ayah’, saya menanamkan kejujuran dan standar tinggi, sementara sebagai ‘kakak’, saya membimbing mereka,” ungkapnya. Pendekatan ini sebelumnya telah ia terapkan saat menangani Timnas Kanada yang berhasil lolos ke Piala Dunia 2022.
Herdman menegaskan, keberhasilan tim tidak hanya bergantung pada pelatih, melainkan juga pada peran para pemimpin di dalam skuad. “Membangun tim impian Indonesia membutuhkan proses panjang. Saya optimistis akan muncul lebih banyak pemain potensial di masa depan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” tutupnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para suporter yang terus memberikan dukungan luar biasa. “Atmosfer yang diciptakan fans Indonesia adalah pengalaman yang sangat berkesan sepanjang karier saya,” pungkas Herdman.

Editor : Ilmidza
#Indonesia vs Bulgaria #Live skor #final FIFA Series 2026 #Final fifa series #skor Indonesia #Final FIFA Series 2026 Indonesia vs Bulgaria #FIFA series 2026