KALTIMPOST.ID,KALTIM-Borneo FC sukses melanjutkan tren positif mereka dalam lanjutan Super League 2025/2026 pekan ke-26. Menjamu Madura United, tim berjuluk Pesut Etam ini mengunci kemenangan meyakinkan 3-1. Kendati mengamankan tiga poin krusial, performa penggawa Samarinda dinilai belum mencapai titik klimaks oleh sang juru taktik, Fabio Lefundes.
Usai laga yang berlangsung Minggu (5/4) malam, Lefundes mengungkapkan apresiasinya terhadap hasil akhir, namun tetap memberikan catatan kritis pada aspek permainan. Menurut pelatih asal Brasil itu, ritme tim sedikit terganggu akibat jeda kompetisi yang cukup panjang serta faktor cuaca yang menguras energi.
"Secara hasil, tentu ini capaian yang sangat positif untuk menjaga posisi kami di klasemen. Namun, secara permainan, saya jujur merasa kami belum tampil pada level terbaik. Ritme pertandingan sempat sulit ditemukan kembali," ungkap Lefundes dalam sesi konferensi pers pascapertandingan.
Lefundes menjelaskan bahwa cuaca terik menjadi tantangan tersendiri bagi anak asuhnya. Hal ini terlihat dari keputusan sang pelatih yang memaksimalkan kuota lima pergantian pemain. Sebagian besar pergantian tersebut dilakukan untuk menyegarkan kondisi fisik yang kedodoran, ditambah beberapa pemain yang memaksakan tampil meski kondisi kebugaran belum pulih total dari gejala flu.
Baca Juga: Empat Laga Tersisa, Persiba Balikpapan Fokus Tingkatkan Kondisi Fisik Pemain
"Kondisi fisik menjadi perhatian utama. Cuaca sangat panas dan itu sangat dirasakan pemain di lapangan. Kami harus melakukan rotasi demi menjaga keseimbangan tim," tambahnya.
Meski demikian, Lefundes memuji efektivitas skuatnya dalam mengonversi peluang, terutama pada gol ketiga yang tercipta melalui skema serangan balik yang rapi. Ia juga memberikan panggung bagi pemain muda, Muhammad Redzuan Fachgi. Gelandang berusia 21 tahun itu mencatatkan debut resminya bersama tim senior setelah menunjukkan progres menjanjikan di sesi latihan.
Fachgi sendiri mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan tim pelatih. Walau demikian, ia enggan cepat puas. "Alhamdulillah, saya berterima kasih atas kesempatan debut ini. Namun, saya merasa masih banyak ruang untuk improvisasi. Jika kembali dipercaya, saya bertekad memberikan kontribusi yang lebih maksimal," ucap Fachgi rendah hati.
Baca Juga: Kemarau Datang Lebih Awal karena El Nino, Tiga Daerah Kaltim Masuk Zona Merah
Kemenangan ini membuat Borneo FC terus menempel ketat persaingan di papan atas klasemen. Namun, Lefundes enggan terpaku pada hitung-hitungan perolehan poin rivalnya. Ia menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menjaga konsistensi di setiap laga sisa.
"Fokus kami hanya pada pertandingan di depan mata. Tidak ada gunanya memikirkan hasil tim lain jika kami sendiri tidak bisa mengamankan poin maksimal di setiap laga," pungkasnya tegas. (*)
Editor : Dwi Puspitarini