KALTIMPOST.ID, LAMONGAN – Persela Lamongan gagal mengamankan tiga poin setelah ditahan imbang Barito Putera 1-1 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025 2026, Sabtu (25/4/2026).
Gol baru tercipta pada masa injury time babak kedua. Persela sempat berada di atas angin lewat gol Muhammad Hambali Tolib pada menit ke-90+3. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah tim tamu mendapat penalti di detik akhir.
Fabiano Beltrame yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-90+8. Skor pun berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga laga usai.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif dengan tensi tinggi, terutama di lini tengah. Permainan keras membuat wasit harus beberapa kali mengeluarkan kartu kuning.
Dari kubu Persela, Jhon Edy Mena Perez menjadi pemain pertama yang mendapat kartu kuning pada menit ke-30. Sementara Barito merespons lewat kartu kuning untuk Muhammad Aimar Iskandar Alam pada menit ke-65.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Risqki Putra Utomo, Hendro Siswanto, dan Dimas Juliono Pamungkas turut menerima kartu kuning saat Persela terus menekan.
Peluang demi peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir menjadi kendala kedua tim. Skor 0-0 bertahan hingga waktu normal berakhir.
Drama terjadi pada masa injury time. Barito harus bermain dengan sepuluh orang setelah Frendi Saputra diganjar kartu merah pada menit ke-90+2.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Persela. Satu menit berselang, Hambali Tolib mencetak gol dan membawa tuan rumah unggul.
Namun, kelengahan di menit akhir menjadi petaka. Pelanggaran di kotak penalti membuat Barito mendapat hadiah penalti yang sukses dikonversi Fabiano Beltrame.
Hasil ini memaksa kedua tim berbagi satu poin setelah melalui laga sengit yang berlangsung lebih dari 100 menit. (*)
Editor : Thomas Priyandoko