KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan membuktikan perjuangan hingga ke titik darah penghabisan. Tekad itu membuat Abdul Rachman cs sukses membenam Persekat Tegal di Stadion Trisanji, pada laga play-off degradasi, Jumat (8/5) sore.
Pertandingan itu berlangsung dramatis dengan skor akhir 2-1. Hasil itu membuat Persiba berhasil bertahan di Liga 2 musim depan. Sementara Persekat, harus pasrah menjadi tim yang terdegradasi.
Kerja keras ini memang ditunjukkan Beruang Madu -julukan Persiba- sejak menit awal pertandingan. Mereka bahkan sukses unggul di babak pertama lewat gol yang diciptakan Lorensius Sabda pada menit ke-18.
Memasuki babak kedua, kedua tim sama-sama mencoba memanfaatkan peluang yang dimiliki. Sayangnya bek Persiba, Bintang Arrahim membuat kesalahan handsball dan diganjar kartu merah.
Momentum itu tak dilewatkan oleh tim tuan rumah. Tepat pada menit ke-69, Kevy Syahertian berhasil meloloskan satu gol ke gawang Pancar, membuat Persekat sukses menyamakan kedudukan.
Tak tunggu lama, Beruang Madu kembali memastikan keunggulannya. Lewat gol cepat yang dicetak oleh Dwi Geno. Membuat Persekat kembali harus mengejar ketertinggalannya.
Dari sana drama menit akhir dimulai. Jelang pertandingan berakhir, Persekat kembali membobol gawang Persiba, bersamaan dengan itu Pancar diganjar kartu merah atas pelanggaran yang dilakukan setelah pengecekan VAR. Sayangnya, gol milik Persekat pun dinyatakan offside oleh wasit sehingga membuat skor kembali menjadi 2-1.
Keputusan itu membuat harapan tim tuan rumah kian pupus. Tambahan waktu 9 menit, tak mampu dimanfaatkan dengan baik, hingga peluit panjang dibunyikan wasit. -25
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Thomas Priyandoko