KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Atmosfer panas mulai terasa jelang duel Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026). Meski sarat rivalitas, pelatih Persija Mauricio Souza berharap pertandingan berlangsung aman dan tetap menjunjung sportivitas.
Souza memahami rivalitas panjang antara Persija dan Persib selalu menghadirkan tensi tinggi. Menurut dia, laga bertajuk El Clasico Indonesia itu bukan sekadar pertandingan biasa.
“Ini adalah laga klasik dan kita semua sudah tahu bagaimana rivalitas yang ada. Jadi, ini menjadi sebuah derby dan kita tahu bagaimana rivalitasnya,” ujar Souza dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Baca Juga: Polres Kutim Bubarkan Balap Liar di Sangatta, Delapan Remaja Langsung Diamankan
Pelatih asal Brasil tersebut berharap para pemain kedua tim tetap saling menghormati selama pertandingan berlangsung. Dia ingin duel dua tim besar Indonesia itu menjadi tontonan berkualitas tanpa insiden yang merugikan.
“Harapan saya, pertandingan di lapangan berjalan aman dan para pemain bisa saling respek. Kami ingin menghadirkan pertandingan luar biasa dari dua tim besar seperti ini,” lanjutnya.
Persija datang ke Samarinda dengan modal positif setelah meraih kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara pada laga sebelumnya. Sementara itu, Persib Bandung juga sedang dalam tren bagus usai menang tipis 1-0 melawan PSIM Yogyakarta.
Namun, jika melihat rekor pertemuan, Persija masih kesulitan menghentikan dominasi Maung Bandung. Dalam lima pertemuan terakhir, Persib mencatat tiga kemenangan, sedangkan dua laga lainnya berakhir imbang.
Baca Juga: Sekda PPU Warning OPD, Temuan BPK LKPD 2025 Diminta Segera Dituntaskan
Kemenangan terbaru Persib terjadi pada 11 Januari 2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Saat itu, Persib menang 1-0 lewat gol tunggal Beckham Putra. (*)
Editor : Ery Supriyadi