KALTIMPOST.ID, SOLO – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyampaikan aspirasi kepada PSSI terkait kebutuhan adanya turnamen tambahan di sepak bola Indonesia. Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers usai laga kontra Persis Solo pada 9 Mei.
Tavares menilai, kehadiran turnamen seperti Piala Indonesia atau Piala Presiden akan memberi lebih banyak kesempatan bagi klub untuk meraih gelar juara.
“Saya rasa, kami butuh Piala Indonesia, Piala Presiden, atau turnamen lainnya. Tujuannya agar lebih banyak klub yang bisa memenangkan gelar juara,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Baca Juga: Harta Rp 972 Miliar: Ini Daftar Mobil Mewah Warisan Milik Sherly Tjoanda
Menurutnya, kondisi kompetisi saat ini membuat persaingan gelar juara cenderung terbatas pada beberapa tim saja di liga utama.
“Karena saat ini hanya ada dua tim yang bersaing meraih gelar juara, yakni Persib Bandung dan Borneo FC. Pada akhirnya, hanya ada satu juara, sementara tiga tim terbawah terdegradasi,” jelasnya.
Tavares menilai situasi tersebut kurang ideal untuk perkembangan sepak bola nasional. Ia menegaskan, sepak bola seharusnya memberi ruang kebahagiaan yang lebih luas bagi banyak klub.
“Sepak bola seharusnya menjadi kebahagiaan. Semakin banyak tim yang juara, itu akan lebih baik. Satu tim juara liga, satu lagi juara Piala Indonesia,” katanya.
Baca Juga: Ratusan Siswa Se-Kutai Barat Unjuk Bakat di FLS3N
Pelatih yang pernah membawa PSM Makassar juara Liga 1 2022–2023 itu juga menyoroti vakumnya Piala Indonesia yang terakhir digelar pada musim 2018–2019. Sejak berkarier di Indonesia pada 2022, ia belum pernah merasakan atmosfer turnamen tersebut.
Meski demikian, Tavares menegaskan bahwa usulan itu merupakan pandangan pribadinya sebagai pelatih dan berharap dapat menjadi bahan pertimbangan ke depan. (*)
Editor : Ery Supriyadi