SAMARINDA – Borneo FC Samarinda tak ingin terjebak dalam pilihan. Menghadapi padatnya agenda musim 2026/2027, Pesut Etam memastikan seluruh kompetisi yang diikuti akan dijalani dengan keseriusan dan target prestasi.
Musim ini, Borneo FC bakal menghadapi perjalanan panjang di panggung domestik dan internasional. Selain Super League dan League Cup, tim kebanggaan Samarinda tersebut juga membawa nama Indonesia di Shopee Cup serta AFC Challenge League (ACGL).
Bagi manajemen, tak ada kompetisi yang dianggap nomor dua. Setiap turnamen menjadi ruang untuk mengejar prestasi sekaligus menguji kemampuan skuad.
Khusus dua ajang internasional, Borneo FC melihatnya sebagai kesempatan untuk memperkenalkan Samarinda sekaligus Indonesia di panggung sepak bola Asia.
Presiden Klub Borneo FC Samarinda Nabil Husien menegaskan, tim tidak akan mengorbankan satu kompetisi demi mengejar ajang lainnya.
Baca Juga: Borneo FC Rekrut Van Basty Souza dari Persija, Pemain ke-13 Musim Ini
“Tidak ada istilah kami memilih kompetisi mana yang mau kami ikuti. Semua kompetisi akan kami jalani dengan serius. Kami ingin memberikan yang terbaik di setiap pertandingan dan di setiap kompetisi yang kami ikuti,” tegas Nabil.
Lebih Leluasa di Asia
Khusus AFC Challenge League, Borneo FC memiliki ruang lebih luas dalam menyusun komposisi skuad. Regulasi kompetisi antarklub Asia tersebut tidak menerapkan pembatasan pemain asing seperti yang berlaku di kompetisi domestik.
Situasi itu menjadi keuntungan tersendiri bagi Pesut Etam. Manajemen dapat lebih leluasa membangun komposisi tim dengan pemain-pemain yang dinilai mampu bersaing menghadapi klub dari negara lain.
Namun, bagi Nabil, tampil di level Asia bukan sekadar pencapaian klub. Ada tanggung jawab lebih besar ketika Borneo FC membawa nama Indonesia.
“Membawa nama Indonesia adalah sebuah kebanggaan bagi Borneo FC dan juga Kota Samarinda. Ini bukan hanya tentang klub, tetapi bagaimana kami membawa nama daerah dan Indonesia di level Asia,” ujarnya.
Karena itu, Pesut Etam tidak ingin sekadar menjadi peserta. Target untuk melangkah sejauh mungkin telah dipasang.
“Kami akan berjuang untuk melangkah jauh dan berprestasi. Kami tahu persaingannya akan berat, tetapi itu justru menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik,” tutur Nabil.
Dengan agenda yang semakin padat, kedalaman skuad menjadi salah satu modal penting Borneo FC. Manajemen pun terus melakukan penguatan tim agar Pesut Etam mampu menjaga daya saing di seluruh kompetisi yang diikuti musim ini.
Editor : Muhammad Ridhuan