Protes Harga Tiket Naik, Pusamania Tegaskan Boikot Pertandingan Pembuka di Segiri

Doni Aditya Haryono • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 16:09 WIB
PILIH NOBAR: Pusamania memastikan diri tidak hadir di Stadion Segiri sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga tiket. DONI ADITYA/KP
PILIH NOBAR: Pusamania memastikan diri tidak hadir di Stadion Segiri sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga tiket. DONI ADITYA/KP

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Kenaikan harga tiket pertandingan Borneo FC mendapatkan protes keras dari suporter, Pusamania. Bahkan sebagai bentuk protes, Pusamania akan memboikot pertandingan pembuka antara Borneo FC versus Persija Jakarta, Sabtu (5/9/2026) malam.

Pusamania memahami Borneo FC musim ini bermain di empat kompetisi. Namun langkah menaikkan harga tiket tanpa melibatkan suporter dalam pengambilan keputusan dinilai kurang tepat.

"Ya, kami rencananya nonton bareng, kami tidak ke stadion. Ini bentuk protes kami atas kenaikan harga tiket yang sangat signifikan," jelas Rio, capo Pusamania.

Rio berharap manajemen Borneo FC bisa mendengar aspirasi dari suporter. Terutama suporter yang masih dalam kategori pelajar yang jelas kemampuan finansialnya terbatas.

Baca Juga: Pasar Otomotif Kian Bergairah, Suzuki Apresiasi Tujuh Pembeli Pertama XL7 Hybrid di Balikpapan

"Keinginan kami harga tiket tidak naik dengan harga musim lalu. Mungkin juga manajemen bisa memberikan harga khusus untuk Pusamania," ucap Rio.

Terkait sampai kapan memboikot pertandingan, Rio mengatakan pihaknya masih melihat respon dari Borneo FC. "Kita lihat dulu ke depannya," imbuhnya.

Ketidakhadiran Pusamania tentu menjadi sebuah kerugian bagi Borneo yang akan menjamu lawan kuat Persija Jakarta di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (5/9/2026). Di sisi lain, suporter lawan, The Jakmania diprediksi bakal hadir mengawal perjuangan Rizky Ridho dkk. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Borneo FC vs Persija Pusamania boikot Borneo FC harga tiket Borneo FC boikot pertandingan Borneo FC pusamania