Lurah Belimbing Dwi Andriyani mengatakan Sabtu (28/9/2024) merupakan hari terakhir pelatihan. Menurutnya antusiasme warga sangat tinggi. Pasalnya warga kebanyakan sudah memiliki usaha terkait pembuatan kue.
“Antusiasnya tinggi. Jadi ini nanti bisa membuat usaha bersama,” kata Dwi.
Selama pelatihan warga dibekali dengan cara pembuatan, takaran yang sesuai, bahkan hingga pengemasannya. Tiap pelatihan berduarasi delapan jam. Pelatihan ini sudah mencakup pengadaan bahan dan sarana memasak.
“Artinya tiap dasawisma memiliki perlengkapan sendiri,” ucapnya.
Jika bidang ini diseriusi, ditambah inovasi yang ada maka Belimbing bakal memiliki produk khas terkait amplang. Lokasi pelatihan pun digelar di salah satu hunian warga. Dipilih rumah yang paling representatif untuk menggelar pelatihan.
“Ini merupakan dasawisma yang terakhir. Khusus di RT 50,” tutur dia.
Diketahui warga RT 50 berada di kompleks Perum Pesona Bukit Sintuk. Utamanya dari blok D hingga G. RT ini memiliki jumlah kepala keluarga hingga ratusan. Areanya pun paling luas. Sehingga satu jenis obyek materi pelatihan diberikan kepada tiap blok.
Editor : Uways Alqadrie