Lurah Satimpo Maryono mengatakan beberapa hari belakangan terjadi aksi keributan oleh oknum remaja di wilayah perusahaan. “Ini kami bahas terkait langkah ke depannya seperti apa,” kata Maryono.
Menurutnya sinergitas ini diperlukan. Sebab, area itu masuk wilayah perusahaan. Sehingga diperlukan koordinasi antara pihak terkait. Umumnya yang melakukan aksi gangguan kamtibmas itu bukan warga Satimpo.
“Sejauh ini belum ada kesimpulan. Tetapi nanti ada pertemuan lanjutan dengan pihak terkait,” ucapnya.
Pencegahan itu diperlukan sebab area tersebut minim pengawasan rutin. Apalagi terdapat beberapa pelaku UMKM yang menggelar lapak di lokasi tersebut.
Kelurahan Satimpo juga akan berkoordinasi dengan Kelurahan Berebas Tengah. Terkait dengan patroli di wilayah lapangan voli Kampung Baru.
Mengingat secara jarak lebih dekat dengan Berebas Tengah. Akan tetapi secara kawasan masuk Satimpo.
“Terpenting adalah antisipasinya. Sebab waktu malam hari memang banyak yang nongkrong di lokasi itu,” tutur dia.
Sebelumnya, Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Bontang berhasil menangkap dua remaja berinisial FIG (16) dan YR (15) yang terlibat dalam perkelahian yang sempat viral di media sosial.
Penangkapan dilakukan pada Rabu (9/10/2024), setelah video perkelahian tersebut menghebohkan warganet.
Kapolres Bontang, AKBP Alex FL Tobing melalui Kasat Reskrim Iptu Hari Supranoto, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di lapangan voli Kampung Baru, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, sekitar pukul 02.00 Wita.
Perkelahian itu mendapat perhatian publik setelah videonya menyebar luas di berbagai platform media sosial.
"Keduanya sudah kami amankan di Mako Polres dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar Iptu Hari Supranoto.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perkelahian ini dipicu ketika YR sedang bersantai bersama temannya di lapangan voli.
Secara tiba-tiba, FIG yang datang dalam keadaan mabuk bersama temannya, menantang YR untuk berkelahi. Tanpa menunggu lama, YR memukul FIG, dan perkelahian antara keduanya pun terjadi.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif lengkap dari perkelahian tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh provokasi dan tidak terlibat dalam tindakan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Kasus ini menjadi perhatian khusus bagi Polres Bontang karena kedua pelaku masih di bawah umur.
Iptu Hari Supranoto menegaskan pentingnya peran orangtua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari. (*)
Editor : Almasrifah