KALTIMPOSTID, BONTANG - Kelurahan Bontang Lestari melaksanakan sosialisasi bank sampah dan pemilahan sampah menabung emas. Kegiatan ini dilangsungkan Selasa (19/10/2024) di BPU Kantor Kelurahan Bontang Lestari. Lurah Bontang Lestari Muhammad Akbar Aditya mengatakan kegiatan berlangsung kurun dua jam. “Dari 09.00 hingga 11.00 wita,” kata Aditya.
Menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga. Termasuk dalam rangka membantu pemkot tentang pengelolaan sampah rumah tangga. Khususnya di wilayah Bontang Lestari.
“Dalam kegiatan ini juga sekalian disosialisasikan terkait program pilah sampah menabung emas bagi nasabah bank sampah di Bontang Lestari,” ucapnya.
Terkait konversi harga nantinya mengikuti pasaran. Namun jenis sampah seperti plastik, kaleng, hingga kardus bisa dipilah dan dikonversi menjadi tabungan emas. Akan tetapi ini menyasar masyarakat yang mau terhadap program tersebut.
Bontang Lestari pun memiliki empat bank sampah yang selama ini aktif. Berdasarkan laporan dari bank sampah induk. Bank sampah induk ini rutin mengambil dari empat bank sampah di Bontang Lestari. Dengan pemilahan ini diharapkan bisa membantu mereduksi jumlah sampah yang berada di TPA Bontang Lestari.
“Sebab selama ini masyarakat langsung buang ke TPA. Padahal diketahui umur TPA tidak akan lama lagi. Adanya pemilihan bisa mengurangi beban sampah yang dibuang langsung,” tutur dia.
Diketahui, usia TPA Bontang Lestari diperkirakan menyisakan waktu lima tahun lagi. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Bontang Amiruddin Syam menjelaskan, berdasarkan target nasional terkait TPA sampah, pengurangan 30 persen sementara 70 persen ialah pengolahan.
Sayangnya pengolahan tidak jalan maksimal. Pun demikian dengan pengurangan. Sebab masyarakat masih membuang sampah tanpa melakukan proses pemilahan terlebih dahulu.
“Pengolahan dan pengurangan tidak jalan. Seharusnya masuk ke TPA berkurang 30 persen dari kapasitas yang ada. Tidak semua sampah dibuang di TPA,” ucapnya.
Selain itu pemkot juga sudah mempersiapkan rencana perluasan area TPA. Sebagai langkah antisipasi jika pengurangan dan pengolahan sampah tidak mulus. Lahan yang dipersiapkan di bagian belakang TPA saat ini. Terkait luasannya, ia belum bisa membeberkannya. (ak/ind)
Editor : Indra Nuswantoro