Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Program Jumat Bersih Berjalan di Tiga Titik, Wali Kota Neni Ingatkan Kebersihan Merupakan Sebagian dari Iman

Adhiel kundhara • Jumat, 7 Maret 2025 | 20:53 WIB
Program Jumat bersih pada pekan ini menyasar Kelurahan Api-Api, Rusunawa Api-Api, dan Pasar Taman Rawa Indah.
Program Jumat bersih pada pekan ini menyasar Kelurahan Api-Api, Rusunawa Api-Api, dan Pasar Taman Rawa Indah.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni telah memulai program Jumat Bersih pada Jumat (7/3/2025). Tiga titik menjadi lokasi yang dipilih di awal yakni Kelurahan Api-Api, Pasar Taman Rawa Indah, dan Rusunawa Api-Api.

“Iya, ini sudah dimulai. Karena kebersihan merupakan sebagian dari iman,” kata Neni.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Menurutnya lingkungan yang bersih juga bisa menjadi salah satu solusi ampuh untuk menjauhkan dari penyakit.

“Apalagi saat ini musim hujan maka jika tidak dibersihkan bisa menjadi sumber perkembangbiakkan nyamuk aedes aegypti,” ucapnya.

Pada tiap lokasi terdapat empat OPD yang mengambil peran. Khusus di Kelurahan Api-Api yang terpusat di kompleks Perum BTN KCY menjadi tanggung jawab Sekretariat Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kelurahan Api-Api.

Sementara di lokasi Pasar Tamrin OPD yang terlibat berupa Sekretariat DPRD, UPT Pasar, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat. Serta Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan.

OPD yang mengambil peran dalam kegiatan tersebut di Rusunawa Api-Api terdiri dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, UPT Rusunawa, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana. Di tambah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan.

Neni juga telah mengeluarkan surat edaran untuk kegiatan ini. Bernomor B/600.4.15.1/241/DLH/2025. Dalam surat edaran tersebut, ia meminta kepala OPD, camat, lurah, dan kepala UPT agar menugaskan seluruh staf di lingkungan kerjanya untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Kemudian camat dan lurah agar mengooordinasikan ketua RT dan warga di wilayahnya untuk ikut serta dalam kegiatan Jumat Bersih. “Saya turun lapangan. Karena kami komitmen terhadap lingkungan ini. Bahkan sudah saya masukkan dalam program 100 hari kerja,” ucapnya.

Landasan dari program ini akan dikeluarkan Perwali. Saat ini dalam proses harmonisasi ke Gubernur Kaltim. Nantinya tiap pekan tiga titik. “Semoga ini menjadi budaya hidup. Gerakan bersih ini perlu bahwa bumi ini satu dan semua perlu merawatnya,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#aedes aedypti #Neni Moerniaeni #Jumat Bersih