Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Umat Kristiani di Bontang Peringati Jumat Agung Dengan Sakramen Perjamuan Kudus, Kenakan Busana yang Melambangkan Darah Yesus

Adhiel kundhara • Jumat, 18 April 2025 | 18:22 WIB
MERENUNG: Jemaat Gereja Toraja Imanuel Bontang mengikuti sakramen perjamuan kudus pada Ibadah Jumat Agung kali ini.
MERENUNG: Jemaat Gereja Toraja Imanuel Bontang mengikuti sakramen perjamuan kudus pada Ibadah Jumat Agung kali ini.

BONTANG - Umat Kristiani di Kota Bontang mengikuti ibadah Jumat Agung, pada hari ini. Gereja Toraja Jemaat Imanuel Bontang menggelar ibadah hanya satu sesi. Kebijakan ini berbeda dengan ibadah minggu yang biasanya digelar dua kali. Pimpinan Majelis Jemaat Imanuel Bontang Pendeta Yohanis Sapu’ mengatakan pelaksanaan ibadah dilaksanakan pada 09.00 wita.

“Seluruh jemaat memakai busana dengan nuansa merah. Ini melambangkan darah Yesus yang tercurah,” kata Yohanis Sapu’.

Pada saat pemberitaan firman, ia mengajak jemaat untuk tetap semangat dalam menghadapi tantangan hidup. Jemaat tidak boleh putus ada. Seperti kasus anak muda, yang sering mendapatkan penolakan lamaran. Baik itu terkait pekerjaan maupun persoalan pasangan hidup.

“Jangan sampai ketika menerima penolakan akhirnya putus asa. Bahkan sampai bunuh diri,” ucapnya.

Ia mencontohkan kasus bunuh diri di Toraja semakin meningkat. Padahal persoalannya pun sepele. Tidak jauh dari penolakan dari kekasihnya. Sapu’ berpesan kepada anak muda ketika pengkhianatan itu terjadi maka beruntunglah tidak terjadi ketika sudah ada ikatan sah.

Persoalan hidup yang terjadi haruslah disikapi dengan penyerahan diri. Seperti Yesus saat disalib ia mengatakan biarlah cawan ini berlalu, tetapi kehendak-Mu lah yang jadi. Sapu’ menuturkan saat itu Yesus merasa seperti jauh dengan Bapa.

Tetapi dengan penyerahan diri, ia akhirnya mampu untuk mengerjakan karya keselamatan. Menjadi penebus dosa manusia. Termaktub di Alkitab sebab upah dosa ialah maut. Maka jika sang Anak tidak turun ke dunia maka tidak ada yang bisa menuju ke surga.

“Seperti tema kali ini Janganlah Jauh Dariku. Jumat Agung ini menjadi momen bagi kita untuk menyadari dosa membuat kita menderita dan terasa jauh dari Allah,” tutur dia.

Selain itu ratapan bersama Kristus membawa kepada gaya hidup yang menyadarkan dunia akan dosa. Sembari itu, kematian Kristus membuat ada pengharapan dari belenggu dosa

Pada Jumat Agung ini, Gereja Toraja Jemaat Imanuel Bontang juga menggelar sakramen perjamuan kudus. Jemaat masuk dalam meja yang disusun berbentuk salib. Total ada 11 sesi karena jumlah jemaat yang hadir sangat banyak. Bahkan tempat duduk sampai halaman gereja.

Saat perjamuan kudus, jemaat dibagikan roti yang melambangkan tubuh Kristus. Sementara untuk cawan anggur itu menandakan darah Kristus yang tercurah di atas kayu salib.

Editor : Muhammad Ridhuan
#bontang #Gereja Toraja #jumat agung #umat kristiani #darah yesus