Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pembangunan Dermaga Berbas Pantai Ditunda, Anggaran Dialihkan untuk Pelabuhan Loktuan

Adhiel kundhara • Minggu, 27 April 2025 | 15:32 WIB
BAKAL DIKEMBANGKAN: Dermaga eks Kapal Ro-Ro di Pelabuhan Loktuan bakal diperbaiki dengan anggaran pengalihan pembuatan Pelabuhan Wisata Berbas Pantai.
BAKAL DIKEMBANGKAN: Dermaga eks Kapal Ro-Ro di Pelabuhan Loktuan bakal diperbaiki dengan anggaran pengalihan pembuatan Pelabuhan Wisata Berbas Pantai.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan rencana pembangunan pelabuhan wisata Berbas Pantai pada tahun ini ditunda.

Plt Kepala Dishub Bontang Jainuddin mengatakan penundaan ini berdasarkan aspek kebutuhan yang paling mendesak. “Apalagi ada program wali kota untuk meningkatkan perekonomian,” kata Jainuddin.

Anggaran Rp5 miliar dari APBD Bontang yang sebelumnya direncanakan untuk infrastruktur itu dialihkan untuk pembuatan dermaga eks Kapal Ro-Ro di Pelabuhan Loktuan.

Nantinya dermaga yang berada di samping Masjid Terapung Selambai ini akan dibangun dengan panjang 13 meter dan lebar 7 meter.

Diketahui, selama ini penyeberangan ke destinasi wisata tersebut masih bisa ditempuh dari beberapa lokasi. Mulai dari Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Bontang Kuala, Tanjung Limau, maupun Loktuan.
“Dasar itu yang membuat kami mengajukan untuk pembangunan pelabuhan penyeberangan wisata. Tetapi ini akan jadi tetapi belum sekarang,” ucapnya.

Selain pembuatan dermaga, Dishub juga masih mengurus perizinan lintasan ke Kemenhub. Dermaga ini nantinya akan digunakan untuk rencana rute baru Bontang-Mamuju-Surabaya.

Sebagai informasi untuk pelabuhan wisata baru maupun pengembangan Tanjung Laut Indah saat ini masih menunggu rencana induk pelabuhan dari KSOP. Dishub pun sudah menanyakan sejak tahun lalu. Tetapi hingga sekarang belum masuk dokumennya di Dishub.

“Setelah dokumen itu ada baru kami minta rekomendasi ke provinsi dan pusat. Jadi butuh waktu yang lama,” tutur dia.

Selain itu, Dishub juga membuat kajian feasibility study untuk rute baru tersebut. Berdasarkan informasi dari Kabupaten Kotabaru maupun Barru anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp400 juta.

“Jadi ini kami kerjakan paralel. Percuma kalau dermaganya ada tetapi izin lintasan juga belum keluar,” pungkasnya. (*) 

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#bontang #pelabuhan #Berbas Pantai #Loktuan #dishub