BONTANG - Kelurahan Gunung Telihan telah menyelesaikan proses pendataan untuk program pengentasan kemiskinan dan penghapusan miskin ekstrem. Lurah Gunung Telihan Mochammad Cholid Hanafi mengatakan sebelumnya pihaknya telah melakukan pemanggilan pengurus RT. Tepatnya sebelum proses pendataan dimulai.
“Kami sampaikan ada program dari pemkot untuk pendataan warga miskin,” kata Cholid.
Selanjutnya pengurus RT melakukan proses pendataan kurun dua pekan. Berdasarkan hasil lapangan, terdapat tambahan 87 kepala keluarga yang belum masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
“Sifatnya merata di tiap RT itu tambahannya ada tiga atau empat kepala keluarga. Minus wilayah Perum HOP,” ucapnya.
Bahkan, kelurahan telah melakukan validasi dari data yang terkumpul. Bentuknya dengan turun lapangan langsung bersama kecamatan. Proses validasi ini dilangsungkan pada pekan lalu. Mulai 22 hingga 24 April.
“Tidak ada yang tercoret setelah dilakukan validasi,” tutur dia.
Pendataan ini menyesuaikan dengan 13 kriteria fakir miskin yang telah ditetapkan oleh Pemkot Bontang. Selanjutnya kelurahan akan melakukan tabulasi, pemetaan berdasarkan RT, hingga penyusunan data berdasarkan skor tertinggi.
“Berikutnya kami menunggu jadwal dari Dissos-PM untuk proses evaluasi. Data ini belum kami serahkan,” terangnya.
Berdasarkan DTKS, Kelurahan Gunung Telihan sebelumnya tercatat 1.432 kepala keluarga penyandang kesejahteraan sosial. Rinciannya 209 kepala keluarga penerima bantuan program keluarga harapan (PKH), 278 kepala keluarga penerima bantuan pangan non tunai (BPNT), dan sisanya ialah PBI BPJS.
Editor : Muhammad Ridhuan