BONTANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan sosialisasi terkait pengelolaan sampah rumah tangga, Rabu (14/5/2025) di Kantor Kelurahan Guntung. Pengurus RT yang hadir nantinya diberikan bekal terkait teknis pembentukan pengurus bank sampah.
Lurah Guntung Denny Febrian mengatakan kegiatan ini dalam rangka program 100 hari kepala daerah terpilih. Tiap RT nantinya diwajibkan membentuk bank sampah. Sebagai upaya untuk melakukan pengelolaan sampah rumah tangga.
“Respons masyarakat sangat baik. Tentunya ini menjadi bekal mereka untuk mengerti pelaksanaan program bank sampah,” kata Denny.
Nantinya 18 RT di Guntung dalam waktu segera berembuk. Utamanya menyangkut penunjukan pengurus bank sampah. Mulai dari siapa ketua, sekretaris, hingga bagian yang melakukan edukasi di kalangan masyarakat. Jumlah ini di tambah tujuh RT yang berada di Dusun Sidrap.
“Saat ini Guntung memiliki empat bank sampah yang sudah aktif. Nantinya dari 25 itu tinggal melengkapi jumlah sisanya,” ucapnya.
Pembentukan pengurusan bank sampah nantinya dalam mempersiapkan program pemerintah. Termasuk rencana untuk penyiapan kendaraan pengangkut sampah beroda tiga yang akan dibagikan tiap RT.
“Ketika fasilitas sudah ada, masyarakat tentunya harus sudah siap terkait kapasitas pengelolaan bank sampah,” tutur dia.
Lahan pun tidak menjadi soal. Sebab teras rumah bisa dijadikan tempat untuk bank sampah. Hasil musyawarah di tingkat RT nantinya akan disodorkan kepada kelurahan. Setelah itu kelurahan akan membuat surat keputusan terkait struktur pengurus bank sampah tiap RT.
“Selama ini pengelolaan di bank sampah yang sudah ada mulai dari pemilihan jenis organik dan non organik,” terangnya.
Sebagai informasi, Kelurahan Guntung juga memiliki satu fasilitas tempat pengolahan sampah (TPS) 3R. Pengelolaan sampah lokal yang menerapkan prinsip 3R untuk mengurangi, memanfaatkan kembali, dan mendaur ulang sampah, sehingga mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Editor : Muhammad Ridhuan