KALTIMPOST.ID, BONTANG- Hingga kini penyaluran seragam sekolah gratis untuk pelajar di Bontang dilakukan bertahap. Artinya belum seluruh siswa menerima bantuan ini. Anggota Komisi A DPRD Bontang Yusuf mengatakan sejatinya Pemkot Bontang telah merencanakan lebih awal terkait program ini.
Namun adanya perubahan kebijakan terkait sasaran penerima membuat ada keterlambatan dalam penyelesaian paket perlengkapan sekolah gratis. “Awalnya kan memang didesain untuk kelas I SD dan VII SMP. Tetapi di tengah perjalanan diubah menjadi seluruh siswa hingga kelas IX SMP,” kata Yusuf.
Ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melakukan percepatan dalam proses pengerjaan. Mengingat saat ini pelajar sudah efektif melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM).
Baca Juga: Soal Polemik Tapal Batas Sidrap, DPRD Bontang Pesimistis Mediasi Berhasil
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap ke depan ada evaluasi terkait waktu proses pengadaan. Tujuannya agar paket bantuan sudah diserahkan saat tahun ajaran baru pendidikan. “Ke depan proses pengadaannya bisa lebih cepat lagi,” ucapnya.
Terkait orangtua yang sudah membeli seragam sekolah, ia menyarankan untuk menjadi cadangan. Ketika kondisi tertentu misalnya hujan maupun kotor. Pada intinya seragam sekolah itu masih bermanfaat.
“Memang dengan tambahnya sasaran ada waktu mulai dari pengukuran hingga pengerjaan,” tutur dia. Yusuf pun memberikan apresiasi terhadap Pemkot Bontang yang memberikan paket perlengkapan sekolah gratis pada tahun ini. Bahkan tidak hanya menyasar murid baru tetapi seluruh siswa baik sekolah negeri maupun swasta.
Sebelumnya diberiatakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memastikan pengerjaan pembuatan seragam sekolah gratis masih dilakukan oleh penjahit lokal. Namun sebagian sudah rampung. Alhasil pendistribusiannya dilakukan secara bertahap.
Plt Kepala Disdikbud Saparuddin mengatakan pendistribusian ke sekolah langsung antara pihak penjahit. Dirinya pun telah mendapatkan informasi beberapa sekolah yang sudah mendapatkan paket bantuan perlengkapan sekolah tersebut.
Baca Juga: Seragam Sekolah Gratis di Bontang Mulai Didistribusikan , Tas dan Sepatu Belum Masuk Pengiriman
“SD 001 Bontang Utara dan SMP 5 Bontang sebagian sudah diserahkan,” kata Saparuddin. Akan tetapi jumlahnya masih sangat terbatas. Diprioritaskan bagi siswa baru yang masuk ke jenjang tersebut. Hal ini bertujuan agar membantu orangtua siswa tidak membeli seragam sekolah di tahun ajaran baru pendidikan.
“Jadi penjahit langsung salurkan ke sekolah. Paling tidak untuk siswa baru terlebih dahulu. Baik kelas I SD maupun VII SMP,” pungkasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki