KALTIMPOST.ID, BONTANG- Pembangunan ruang kelas baru (RKB) SD 007 Bontang Utara dimulai pada awal Agustus lalu. Langkah ini dalam rangka relokasi dari bangunan sebelumnya yang tidak bisa dilakukan pengembangan.
Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Nurhadi mengatakan proyek ini menggunakan skema lelang. Pengerjaan dilakukan oleh kontraktor asal Bontang. Disdikbud optimistis pengerjaan bisa rampung pada akhir Desember mendatang. Artinya pengerjaan hanya enam bulan.
“Intinya kami (Disdikbud) melempar untuk proses lelang, ada yang bersedia ya silahkan,” kata Nurhadi. Nantinya bangunan baru berada di sekitar Rusunawa Guntung. RKB terdiri dari dua lantai bangunan. Tiap lantai terdapat empat kelas. Di tambah fasilitas toilet di tiap lantainya.
Baca Juga: Pasca Batal di Jalan Ahmad Yani, DKUMPP Belum Tentukan Lokasi CFN Bontang
“Batas kontraknya 29 Desember,” ucapnya. Menurutnya proses lelang di pertengahan tahun karena ada penyesuaian harga. Sehubungan dengan polemik terkait galian C di awal tahun. Saat itu harga melonjak naik.
“Kami tunggu normalnya baru dilakukan revisi,” tutur dia. Ia memastikan untuk bangunan lain di lokasi baru belum ada. Skemanya ketika pembangunan rampung sama dengan SD 002 Bontang Barat sebelumnya. Proses kegiatan belajar-mengajar masih menggunakan dua lokasi berbeda.
“Pembangunannya ini bertahap. Masterplan secara keseluruhan sudah ada. Tinggal menunggu anggaran nanti,” terangnya. Berdasarkan layanan pengadaan secara elektronik (LPSE), pengerjaan ini dilakukan oleh Sawerigading Borneo Utama dengan nilai kontrak Rp10,6 miliar. Diketahui bangunan lama SD 007 Bontang Utara belum mencukupi jumlah rombel yang tersedia. Akibatnya proses KBM berjalan dengan skema dua sif. (*)
Editor : Muhammad Rizki