Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kelurahan Guntung Gelar Pelatihan Keterampilan 20 Hari, Target Jadi Pemasok Merchandise Perusahaan

Adhiel kundhara • Rabu, 22 Oktober 2025 | 17:00 WIB

 

PEMBEKALAN: Warga Kelurahan Guntung mengikuti pelatihan yang digelar oleh kelurahan. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP
PEMBEKALAN: Warga Kelurahan Guntung mengikuti pelatihan yang digelar oleh kelurahan. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

KALTIMPOST.ID, BONTANG- Kelurahan Guntung mengambil langkah konkret untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian warganya. Melalui program Pelatihan Keterampilan Masyarakat selama 20 hari, kelurahan membekali 40 peserta dari RT 1 hingga RT 18 dengan keahlian praktis, dengan target akhir menjadikan mereka kelompok wirausaha yang siap memasok kebutuhan perusahaan lokal.

Lurah Guntung Denny Febrian mengatakan pelatihan ini merupakan upaya peningkatan kapasitas agar masyarakat Guntung mampu berdaya saing. Ia menekankan, program ini bertujuan memberikan bekal lengkap, mulai dari proses produksi hingga pemasaran.

“Ini adalah peningkatan kapasitas bagi masyarakat supaya artinya berdaya saing. Contohnya (pelatihan) membuat gantungan kunci, handbag, hingga bagaimana cara marketing,” kata Denny Febrian.

Pelatihan ini mencakup materi krusial seperti cara pembuatan, pengemasan, hingga strategi pemasaran. Dengan durasi intensif selama 20 hari yang dimulai pada hari Senin (21/10/2025) di Kantor Kelurahan, seluruh peserta yang lolos seleksi pendaftaran mendapatkan fasilitas lengkap.

“Jadi, kita buka komunikasi kepada masyarakat bahwa ada dua pelatihan, yaitu pelatihan komputer dan pelatihan keterampilan seperti membuat produk. Ini kami laksanakan secara swakelola. Jadi, bahan-bahan sudah dibelikan, peserta hanya datang dan mengikuti instruksi,” ucapnya.

Sesuai dengan manfaat umum dari program pelatihan keterampilan yang juga bertujuan meningkatkan taraf hidup dan menciptakan kemandirian, Denny Febrian memiliki visi jangka panjang bagi para peserta.

“Golnya, tentu ini nanti akan membentuk mereka menjadi sebuah kelompok atau komunitas. Mereka harus sudah terbekali, tahu cara menjahitnya, tahu cara packing, dan tahu cara pemasarannya,” tegasnya.

Visi utama program ini adalah agar komunitas tersebut bisa berdikari dan memanfaatkan situasi yang ada untuk menjadi sumber pendapatan tambahan keluarga. Mengingat lokasi Kelurahan Guntung yang berada dekat dengan beberapa perusahaan besar, potensi pasar pun terbuka lebar.

“Kelurahan Guntung ini berada di dekat beberapa perusahaan. Siapa tahu nanti salah satu perusahaan butuh merchandise untuk event mereka, nah mereka (peserta) siap seperti itu,” tambahnya.

Meskipun pasca-pelatihan pihak Kelurahan tidak memfasilitasi alat baru, Denny memastikan adanya dukungan berkelanjutan. Peserta yang ingin mengasah keterampilan tetap bisa memanfaatkan alat-alat yang dimiliki Kelurahan dari program sebelumnya.

“Kalau yang terbelinya (alat-alat baru) tidak difasilitasi setelah pelatihan. Cuma, dari beberapa pelatihan yang sebelumnya, kami punya alat-alat yang dimiliki kelurahan. Jadi, kalau teman-teman mau latihan ke kantor Kelurahan, silakan, ada alatnya,” tuturnya,

Pelatihan yang melibatkan 40 peserta ini diselenggarakan atas kerja sama Kelurahan Guntung dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan menjadi salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam pemberdayaan perempuan serta mendorong kewirausahaan di tingkat komunitas. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Lembaga Pelatihan Kerja #Pelatihan Keterampilan Masyarakat #Kelurahan Guntung Bontang #Lurah Guntung Denny Febrian