KALTIMPOST.ID, BONTANG- Senyum bahagia tampak jelas di wajah Khusnul Khotimah (43) saat menyambut kedatangan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Kamis (13/11/2025). Siang itu, halaman rumah barunya tampak bersih dan rapi. Dinding kayu yang dulu lapuk kini berubah menjadi tembok kokoh berwarna abu muda.
“Alhamdulillah, sekarang rumah saya bagus. Terima kasih atas bantuannya. Saya akan rawat dengan baik,” kata Khusnul dengan haru.
Rumahnya di RT 09 Kelurahan Kanaan menjadi salah satu penerima manfaat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki rumah layak huni.
Tak jauh dari sana, Yohanes Limba, warga RT 06, juga tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Selama 40 tahun tinggal di rumah kayu, baru kali ini ia merasakan atap yang tak bocor dan dinding yang kuat.
“Dulu sering bocor, kayunya lapuk. Sekarang berkat bantuan pemerintah, rumah saya jauh lebih layak,” ucapnya tersenyum.
Kunjungan Wali Kota Bontang kali ini untuk meninjau langsung hasil pelaksanaan Program BSPS 2025 di Kelurahan Kanaan. Dari 59 penerima manfaat di seluruh Kota Bontang, dua di antaranya berada di wilayah ini.
Neni Moerniaeni terlihat berbincang akrab dengan warga. Ia menanyakan proses pembangunan hingga kondisi rumah pasca perbaikan. Wali kota juga memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Program BSPS ini memberikan bantuan sebesar Rp50 juta per rumah. Tujuannya agar rumah yang sebelumnya tidak layak bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman dan sehat,” terang Neni.
Tak hanya memperbaiki tampilan rumah, Pemkot Bontang juga menitikberatkan pada aspek sanitasi dan kesehatan lingkungan. Menurutnya, rumah yang layak bukan hanya tentang dinding yang kuat, tetapi juga lingkungan yang bersih dan sehat.
“Tahun ini kami mengalokasikan Rp2,5 miliar untuk program ini. Insyaallah tahun depan berlanjut, agar kawasan pemukiman kumuh di Bontang bisa terus berkurang,” tutur dia.
Program BSPS menjadi angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Bantuan pemerintah tersebut memberi harapan baru bagi warga yang selama ini tinggal di rumah tak layak huni. (ADV PEMKOT BONTANG)
Editor : Ismet Rifani