KALTIMPOST.ID- Kota Bontang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan perkembangan digital terbaik di Indonesia. Terbaru, Bontang berhasil masuk Top 3 Kota/Kabupaten dengan Nilai Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) Tertinggi untuk kawasan Indonesia bagian tengah.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan capaian ini bukan sekadar deretan prestasi. Tetapi menjadi bukti kuat komitmen Bontang dalam mewujudkan transformasi menuju kota cerdas (Smart City) yang berkelanjutan.
“Bontang dinobatkan sebagai salah satu kota dengan nilai IMDI tertinggi. Ini bukan hanya penghargaan, tetapi pengakuan atas kerja keras kita semua dalam membangun masyarakat yang siap menghadapi era digital,” kata Neni.
Menurutnya keberhasilan Bontang tak lepas dari empat pilar utama yang dinilai dalam IMDI. Mencakup Literasi Digital, Masyarakat Melek Digital, Pemberdayaan Digital, dan Infrastruktur Digital. Keempat pilar itu, kata Neni, menjadi fondasi kuat untuk memastikan masyarakat Bontang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tapi juga mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup.
Baca Juga: Bontang Koleksi 14 Penghargaan Sepanjang 2025
“Bontang serius membangun masyarakat digital. Bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana warga memiliki kemampuan, kebiasaan, dan pemahaman yang baik terhadap ruang digital. Ini penting untuk Smart City,” tegasnya.
Dia menilai perkembangan digital bukan sekadar fasilitas, tetapi budaya yang harus terus dibangun. Karena itu, literasi digital di sekolah, lingkungan kerja, hingga komunitas akan terus diperluas agar seluruh lapisan masyarakat siap beradaptasi.
Neni menekankan bahwa upaya mewujudkan Bontang sebagai Smart City tidak akan berjalan maksimal tanpa partisipasi penuh masyarakat. Ia mengajak seluruh warga untuk lebih aktif memanfaatkan layanan digital yang telah disiapkan pemerintah, mulai dari pelayanan administrasi, pengaduan masyarakat, hingga akses informasi publik.
Baca Juga: 500 Guru Ngaji di Bontang Dibekali Pelatihan, Neni Sebut Mereka Penjaga Cahaya Al-Qur’an
“Smart City bukan hanya soal pemerintahnya. Warganya harus melek digital. Masyarakat yang cerdas teknologi akan mempercepat kemajuan kota,” katanya. Neni juga mendedikasikan penghargaan ini kepada seluruh masyarakat Bontang, sembari berharap agar prestasi tersebut menjadi pemantik semangat untuk terus berkembang. Ke depan, ia berkomitmen memperkuat transformasi digital di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
“Kita ingin Bontang terus melaju sebagai kota modern yang tetap humanis. Pelayanan digital harus terus ditingkatkan, harus semakin mudah diakses, cepat, dan akurat. Itu komitmen kami,” tutupnya. (adv/riz)
Editor : Muhammad Rizki