Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Puncak HUT ke-54 Korpri di Bontang, Wali Kota Neni Ajak ASN Introspeksi dan Perkuat Integritas Pelayanan Publik

Adhiel kundhara • Senin, 1 Desember 2025 | 20:55 WIB
Neni Moerniaeni mengajak ASN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)
Neni Moerniaeni mengajak ASN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (FOTO ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID-Suasana Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang terlihat berbeda, Senin (1/12).

Balutan batik Korpri mendominasi ruangan, menjadi simbol kebersamaan ratusan aparatur sipil negara (ASN) Bontang dalam Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri).

Acara berlangsung khidmat, namun sarat pesan refleksi tentang arti pengabdian abdi negara.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengajak seluruh ASN memaknai peringatan HUT Korpri sebagai momentum introspeksi.

Ia bahkan mengenang perjalanan kariernya sejak menjadi ASN pada 1987 hingga dipercaya mengemban amanah sebagai kepala daerah.

“ASN adalah khalifah di muka bumi. Jabatan itu amanah. Jangan dipakai untuk kesombongan, tetapi untuk pelayanan. Kerja harus dilandasi kejujuran, ketulusan, dan martabat,” tegas Neni, disambut tepuk tangan hadirin.

Neni menyoroti tantangan ASN pada era digital, termasuk potensi masalah sosial keluarga yang kian kompleks.

Salah satunya perceraian yang berdampak pada kesejahteraan perempuan dan anak. Karena itu, ia mengapresiasi penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Pemkot Bontang dan Pengadilan Agama terkait pembagian nafkah pasca perceraian bagi ASN.

“Kebijakan ini bukan semata administrasi, tetapi pagar moral. Hak anak dan perempuan harus dilindungi,” ujarnya.

Di sisi lain, Neni memaparkan kabar baik perkembangan perekonomian Bontang. Gini Rasio tercatat 0,325, lebih baik dibanding rata-rata nasional.

Angka pengangguran juga ditekan melalui lahirnya lebih dari 2.500 pelaku usaha baru sepanjang 2025, jauh melampaui target 1.000 wirausahawan.

“ASN juga boleh, bahkan dianjurkan, berwirausaha produktif. Mulai usaha kopi, kuliner, sampai ternak ayam petelur,” katanya, memotivasi.

Baca Juga: Pemilihan Ketua RT Guntung Rampung Tanpa Sanggahan, Pelantikan Pengurus Dijadwalkan 2 Januari 2026

Tak hanya ekonomi, isu kesehatan juga menjadi sorotan. Neni mengingatkan ASN menjaga pola hidup, menghindari penyakit degeneratif, serta tetap bugar hingga pensiun. Ia bahkan menggagas ide unik yakni Festival Toilet.

“Sanitasi kantor itu cerminan budaya kerja. Kita bikin festival toilet agar bersihnya bukan sekadar wacana,” ucapnya berkelakar, namun serius.

Sebagai bentuk penghargaan, Pemkot menyerahkan tali asih kepada 74 ASN purna tugas, uang duka Rp 5 juta kepada tujuh ahli waris ASN yang wafat, serta Satyalancana Karya Satya kepada 275 ASN atas dedikasi 10, 20, dan 30 tahun pengabdian.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekkot Bontang Akhmad Suharto, mantan Sekkot Aji Erlynawati, ketua Pengadilan Agama, para asisten, staf ahli, hingga kepala OPD di lingkungan Pemkot Bontang.

Deretan penerima penghargaan pun turut diundang, mulai ASN purnatugas 2025, admin berprestasi tingkat nasional, penerima Satyalancana Karya Satya, hingga keluarga ASN yang wafat. (ADV PEMKOT BONTANG/rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #pelayanan publik #ibu kota nusantara #Aparatur Sipil Negara (ASN) #Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni #Kutai Barat